-->

Food

Iklan

Bupati Warsubi Serahkan Bantuan Alsintan, Jombang Makin Mantap sebagai Lumbung Pangan Nasional

Senin, Januari 05, 2026, 1:49:00 PM WIB Last Updated 2026-01-05T06:49:34Z

Jombang,Kompasgrups.com-Pemerintah Kabupaten Jombang terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah kelompok tani oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si, pada Senin (5/1/2026) pagi di Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.


Penyerahan bantuan alsintan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Pertanian Republik Indonesia ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di beberapa kecamatan sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.

Adapun jenis alsintan yang diserahkan meliputi Traktor Roda Empat (Ishoku ISTR 504) yang diberikan kepada Gapoktan Mojokrapak, Poktan Dunglempuk, serta Gapoktan Tampingmojo di Kecamatan Tembelang. Selain itu, Traktor Roda Dua (Quick G1000) diserahkan kepada Gapoktan Manunggal yang berada di Kecamatan Ngusikan.


Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa mekanisasi pertanian melalui pemanfaatan alsintan saat ini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan menjadi kebutuhan mendesak. Hal tersebut seiring dengan semakin terbatasnya tenaga kerja di sektor pertanian, khususnya di wilayah pedesaan.


“Tujuan utama dari bantuan alsintan ini adalah untuk mempersingkat waktu olah tanah, mempercepat masa tanam, serta memungkinkan panen dilakukan secara serempak. Dengan demikian, usaha tani bisa berjalan lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Warsubi.

Ia juga berpesan agar seluruh bantuan hibah tersebut dijaga dan dikelola secara bersama-sama melalui kelembagaan kelompok tani, baik Gapoktan maupun Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Bupati menegaskan tidak boleh ada penyelewengan dalam penggunaan bantuan yang telah diberikan pemerintah.


“Saya berharap bantuan alsintan ini dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, dan digunakan secara bersama-sama oleh para petani. Dengan begitu, bantuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan petani di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ir. Muchammad Rony, M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 sektor pertanian Jombang menunjukkan kinerja yang sangat positif. Melalui berbagai sumber pendanaan, baik APBN, APBD Provinsi Jawa Timur, maupun APBD Kabupaten Jombang, pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan alsintan kepada petani.


“Selama tahun 2025, kami telah menyalurkan bantuan berupa 51 unit pompa air, 194 unit hand sprayer, 34 unit traktor roda dua, 40 unit traktor roda empat, 14 unit drone sprayer, 9 unit rice transplanter, serta 12 unit rotavator,” rinci M. Rony.


Selain bantuan sarana dan prasarana, Pemkab Jombang juga sukses menjalankan berbagai program strategis pemerintah pusat dalam rangka menuju swasembada pangan nasional. Di antaranya adalah Program Luas Tambah Tanam (LTT) padi dengan capaian seluas 86.701 hektare, melampaui target nasional sebesar 81.251 hektare. Program Optimasi Lahan (OPLAH) terealisasi seluas 3.311 hektare, serta Program Brigade Pangan yang berhasil membentuk 17 unit kelembagaan petani milenial sesuai target.


Tak kalah penting, Program Bongkar Ratoon Tebu juga berhasil dilaksanakan di lahan seluas 3.315 hektare, sebagai upaya meningkatkan produktivitas komoditas tebu unggulan daerah.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Jombang mencatat produksi beras sebesar 257.942 ton pada tahun 2025. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 197.646 ton. Dengan konsumsi beras masyarakat Jombang pada tahun 2025 sebesar 149.237 ton, daerah ini diperkirakan mengalami surplus beras mencapai 108.705 ton. Jumlah tersebut melonjak dibandingkan surplus tahun 2024 yang tercatat sebesar 49.342 ton.


“Jombang terus melaju. Saat ini Jombang berhasil menduduki peringkat ke-8 sebagai penghasil padi terbesar di Jawa Timur, naik satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Produktivitas tebu Jombang juga tetap unggul dengan menempati posisi ke-5 se-Jawa Timur,” tandas M. Rony.


Untuk memperkuat ekosistem pertanian, Pemkab Jombang juga meluncurkan program inovatif “1 Dusun 1 Wirausaha Baru”, yang meliputi budidaya tanaman nilam, penangkaran benih, serta pengembangan budidaya tanaman sehat. Program ini bertujuan memperbaiki kesuburan lahan, meningkatkan efisiensi biaya produksi, dan mendongkrak hasil pertanian.


Selain itu, pola kemitraan “Bapak Asuh” turut diperkuat dengan menggandeng sektor swasta, salah satunya CV AFCO. Kemitraan ini difokuskan pada penyerapan gabah petani serta mendorong penerapan pertanian organik di Kabupaten Jombang.


Kegiatan penyerahan bantuan alsintan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, antara lain Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si, para asisten, kepala OPD terkait, perwakilan organisasi tani seperti HKTI, Tani Muda Indonesia, dan Askom, perwakilan AFCO Group, kepala desa dan perangkat desa lokasi kelompok tani, ketua serta pengurus poktan penerima bantuan, Brigade Pangan, hingga Penyuluh Pertanian Lapangan.


Dengan berbagai capaian dan dukungan tersebut, Kabupaten Jombang kian mantap melangkah sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan Indonesia.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Bupati Warsubi Serahkan Bantuan Alsintan, Jombang Makin Mantap sebagai Lumbung Pangan Nasional
  • 0

Terkini

Music