Jombang,Kompasgrups.com-Warga Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di area timbangan tebu pada Kamis (19/3/2026) pagi. Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini tengah dalam penyelidikan intensif.
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.20 WIB oleh saksi bernama Anwar Fauzy (46), seorang kepala dusun setempat yang saat itu tengah berolahraga jalan pagi. Ia melihat sebuah truk trailer masuk ke lokasi timbangan tebu untuk berputar arah dan sempat berhenti sejenak sebelum akhirnya meninggalkan tempat tersebut.
Tak lama berselang, saksi lainnya, Heri Kristiono (49), menerima informasi adanya seorang laki-laki tergeletak di pekarangan lokasi timbangan tebu. Setelah memastikan kondisi tersebut, ia segera melaporkan temuan itu ke Polsek Bareng guna penanganan lebih lanjut.
Petugas dari Polsek Bareng yang menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Hany Prasetya Kriscahyo (37), warga Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang berprofesi sebagai karyawan swasta.
Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Repsol dengan nomor polisi S 3940 OAP, kunci kontak yang ditemukan di saku celana korban, korek api, sandal jepit, bungkus rokok, serta sebuah tas bercorak merah putih hitam.
Sejumlah petugas gabungan turut mendatangi TKP, antara lain Kasat Reskrim Polres Jombang, Kapolsek Bareng, Unit Inafis, Unit Laka Lantas, serta anggota piket fungsi Polres Jombang dan jajaran Polsek Bareng. Olah TKP dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Dari hasil sementara penyelidikan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim bersama tim, korban diduga merupakan korban kecelakaan lalu lintas. Namun, terdapat indikasi bahwa jasad korban dipindahkan atau dibuang ke lokasi timbangan tebu yang dalam kondisi sepi.
Kapolsek Bareng AKP Mustoib, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri keberadaan kendaraan truk trailer yang sempat terlihat di sekitar lokasi sebelum penemuan mayat.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat,” ujarnya.
Hingga saat ini, jenazah korban telah dievakuasi untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.(Zafin)

