Jombang,Kompasgrups.com-Warga Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang digemparkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki di aliran sungai Dam Bendung A Yani pada Selasa (10/3/2026) sore. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga pintu air dam saat hendak menyalakan lampu di area bendungan.
Peristiwa tersebut terjadi di Dam Bendung A Yani yang berada di wilayah Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Mayat bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah mulai membusuk sehingga diduga telah berada di lokasi selama beberapa waktu sebelum akhirnya diketahui warga.
Penjaga pintu air dam, Rokani, menjelaskan bahwa penemuan mayat bayi tersebut bermula ketika dirinya bersama adiknya, Suwaji, hendak menyalakan lampu penerangan di area dam sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat berada di sekitar bendungan, Rokani melihat sesuatu yang awalnya ia kira sebagai tumpukan sampah yang berada di sisi selatan dam. Namun setelah diamati lebih dekat, benda tersebut ternyata menyerupai tubuh bayi yang mengapung di aliran sungai.
“Awalnya saya mau menyalakan lampu di dam sekitar pukul 17.00 WIB. Saya melihat ada seperti sampah di samping dam sebelah selatan. Setelah saya perhatikan lebih dekat ternyata itu mayat bayi,” ungkap Rokani.
Setelah mengetahui temuan tersebut, Rokani segera melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa setempat agar dapat ditindaklanjuti.Kepala Dusun Budug, Hadi Kuswoyo, mengatakan dirinya menerima laporan dari penjaga dam sekitar pukul 17.00 WIB mengenai adanya mayat bayi di aliran sungai Dam A Yani.
“Sekitar pukul 17.00 WIB saya dihubungi penjaga pintu dam, Pak Rokani, yang melaporkan bahwa di sungai Dam A Yani ada mayat bayi,” jelas Hadi Kuswoyo.Setelah menerima laporan tersebut, pihak perangkat desa langsung menghubungi Polsek Sumobito untuk segera melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Polsek Sumobito bersama tim terkait langsung menuju lokasi penemuan untuk melakukan pengecekan dan proses evakuasi.
Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo, S.H., S.KM., M.H., membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut.Menurutnya, bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar dua hari.
“Mayat bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar dua hari. Kondisinya sudah mengalami pembusukan,” terang Kapolsek.Proses evakuasi dilakukan oleh petugas kepolisian yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.
Jenazah bayi kemudian diangkat dari aliran sungai dan dibawa ke rumah sakit.Selanjutnya, jenazah bayi tersebut dievakuasi ke RSUD Jombang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.
Kapolsek Sumobito menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan proses otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian bayi tersebut. Selain itu, polisi juga akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pihak yang diduga membuang bayi tersebut ke sungai.
“Kami akan melakukan otopsi terhadap jenazah bayi di RSUD Jombang. Selain itu, kami juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada aparat kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
Hingga saat ini, kasus penemuan mayat bayi di Dam Bendung A Yani Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang masih dalam penanganan pihak kepolisian.Petugas terus mengumpulkan keterangan dari saksi serta melakukan penelusuran guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.(Zafin)


