Jombang,Kompasgrups.com-Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Akuatik Jawa Timur 2026 untuk nomor kolam secara resmi dibuka pada Jumat pagi, 10 April 2026.Pembukaan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Dr. M. Hadi Wawan Guntoro, S.STP, M.Si, CIPA, dengan penuh semangat dan harapan besar terhadap masa depan atlet akuatik di Jatim.
Dalam sambutan dan arahannya,Hadi Wawan Guntoro menegaskan pentingnya sinergi seluruh insan akuatik di Jawa Timur dengan berbagai instansi terkait.Hal tersebut dinilai krusial untuk mendorong peningkatan prestasi atlet, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Seluruh insan akuatik Jawa Timur harus terus semangat bersinergi. Dengan kolaborasi yang kuat, atlet-atlet kita diharapkan mampu berbicara banyak di ajang nasional hingga internasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dispora memberikan apresiasi dan perhatian khusus kepada para atlet berprestasi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan olahraga akuatik.
Photo : Ketua Panpel Choirul Umam, M.PdPembukaan Kejurprov ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum KONI Jawa Timur, H.R.B. Zainal Arifin, SH, M.Hum, yang mewakili Ketua Umum. Selain itu, Ketua Akuatik Indonesia (AI) Jawa Timur, Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si, juga hadir didampingi Wakil Ketua I Herlambang Wijaya dan Wakil Ketua II Ir. Subroto.Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejurprov sebagai bagian dari pembinaan atlet berjenjang di Jawa Timur.
Ketua Panitia Pelaksana, Choirul Umam, M.Pd, mengungkapkan rasa apresiasinya atas tingginya partisipasi daerah dalam ajang ini. Sebanyak 36 kabupaten/kota se-Jawa Timur turut mengirimkan kontingennya.“Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan seluruh daerah. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga akuatik di Jawa Timur berjalan aktif dan merata,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum AI Jawa Timur, Dr. Fahrur Rozi, mencatat sebanyak 806 atlet putra dan putri telah resmi terdaftar sebagai peserta Kejurprov tahun ini.Pada nomor kolam, Kejurprov Renang mempertandingkan lima kelompok umur, yakni Senior, KU 1, KU 2, KU 3, dan KU 4. Selain nomor kolam, Kejurprov Akuatik Jatim 2026 juga akan mempertandingkan nomor perairan terbuka.
Tak hanya renang, cabang renang artistik juga turut ambil bagian dalam Kejurprov ini, yang dikomandoi oleh Kistantono, Dewi Sartika, dan Ira Pradana.Untuk cabang loncat indah, kepanitiaan dipimpin oleh Robin Herbintoro dan Achmad Subekti selaku Technical Delegate/Panpel.
Sementara itu, cabang polo air akan menjadi puncak rangkaian Kejurprov yang dijadwalkan berlangsung di Kota Madiun pada 24–26 April 2026. Penanggung jawab polo air, Achmad Novianto, menyebut bahwa ke depan cabang ini diharapkan bisa berkembang ke berbagai daerah di Jawa Timur, dengan dukungan Technical Delegate Alfianto Budhi.
Kesuksesan penyelenggaraan Kejurprov ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Bidang Media dan Promosi AI Jawa Timur, Drs. Anang Masruchin, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, khususnya Suyanto, SH (Ando) beserta tim, yang telah menyediakan sarana dan prasarana secara optimal.
Selain itu, dukungan sponsorship juga datang dari berbagai pihak, di antaranya RS Delta Surya, Anwar Medika, ISG, Arena, AB Swim, Three Jei, Kopi Good Day dari Kapal Api, Aquviva dari Wings Food, hingga Okky Jelly Drink dari Garuda Food.Tak ketinggalan, dukungan juga diberikan oleh KONI dan Akuatik Indonesia Kabupaten Sidoarjo yang turut menyukseskan event ini.“Kolaborasi yang indah ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam event-event mendatang,” pungkas Anang.
Kejurprov Akuatik Jatim 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada pertengahan Mei 2026.
Dengan tingginya jumlah peserta dan kualitas pembinaan yang terus meningkat, Jawa Timur optimistis mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di level nasional hingga internasional.(Zafin)


