BANYUWANGI,KOMPASGRUPS.COM – Atmosfer olahraga bola voli di Kabupaten Banyuwangi kembali bergairah dengan digelarnya Open Tournament Bola Voli Kades Tulungrejo Cup 2. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi antar-pemain, klub, serta masyarakat pecinta bola voli dari berbagai wilayah di Banyuwangi dan sekitarnya.
Turnamen ini dipusatkan di SORGA (Sarana Olahraga) Dusun Wadungpal, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Fasilitas olahraga yang dimiliki lokasi tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri, karena dinilai memiliki sarana lapangan yang representatif serta tribun penonton yang mampu menampung antusiasme masyarakat dalam jumlah besar. Bahkan, keberadaan SORGA ini kerap disebut sebagai salah satu ikon fasilitas olahraga desa yang terus berkembang.
Kepala Desa Tulungrejo menyampaikan bahwa penyelenggaraan Turnamen Kades Cup 2 ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendorong kemajuan olahraga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi atlet lokal, tetapi juga memberikan ruang ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
“Turnamen ini kami harapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang turut merasakan dampak dari ramainya kegiatan,” ujarnya.
Sejumlah pelaku usaha kecil terlihat mulai mempersiapkan diri menyambut gelaran turnamen tersebut. Berbagai produk makanan, minuman, hingga kebutuhan penonton diperkirakan akan meramaikan area sekitar SORGA selama pertandingan berlangsung. Hal ini menjadikan turnamen tidak sekadar event olahraga, tetapi juga ruang interaksi ekonomi rakyat.
Di sisi lain, dukungan dan apresiasi juga datang dari masyarakat setempat. Khotib, tokoh pemuda Dusun Wadungpal, menilai turnamen ini memiliki dampak sosial yang sangat positif, terutama bagi generasi muda. Ia menyebut kegiatan ini mampu menjadi sarana pembinaan mental, sportivitas, serta wadah penyaluran bakat olahraga di kalangan pemuda desa.
“Ini bukan hanya sekadar pertandingan voli, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan warga. Pemuda di sini sangat antusias, karena kegiatan seperti ini bisa memotivasi anak-anak muda untuk lebih berprestasi dan aktif dalam kegiatan positif,” ungkap Khotib.
Lebih lanjut, ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan, sehingga Desa Tulungrejo dapat dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga voli di tingkat desa hingga kabupaten.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai, partisipasi masyarakat yang tinggi, serta sinergi antara pemerintah desa dan pemuda, Open Tournament Bola Voli Kades Tulungrejo Cup 2 diharapkan mampu menjadi salah satu event olahraga bergengsi di Banyuwangi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet muda serta mempererat hubungan sosial masyarakat melalui olahraga.(Atmaja) .
