Jombang,Kompasgrups.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Sebanyak 30 mahasiswa penerima Beasiswa S1 Putra-Putri Daerah Tahun 2026 secara resmi diserahkan kepada Universitas Darul ‘Ulum (Undar) Jombang dalam sebuah kegiatan yang digelar di Aula Universitas Darul ‘Ulum, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Penyerahan Mahasiswa Penerima Beasiswa Pemkab Jombang Tahun 2026 kepada Universitas Darul ‘Ulum dan Diskusi Pembangunan Daerah Jombang.” Agenda ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia Jombang yang berpendidikan, berprestasi, sekaligus memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Penyerahan mahasiswa penerima beasiswa dilakukan secara langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si. Prosesi tersebut ditandai dengan pemakaian jas almamater Universitas Darul ‘Ulum secara simbolis kepada salah satu perwakilan mahasiswa penerima beasiswa.
Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi mengatakan bahwa program beasiswa tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Jombang dalam membantu anak-anak daerah mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Program yang mulai bergulir sejak 2025 itu diharapkan dapat membuka jalan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Beasiswa ini menjadi fakta nyata di lapangan, bahwa cita-cita anak-anak Jombang untuk kuliah, mengembangkan diri, dan meraih masa depan yang lebih baik, harus kita bantu wujudkan,” ujar Warsubi.
Bupati juga meminta para kepala desa yang berperan sebagai wali asuh agar memberikan ruang kepada mahasiswa penerima beasiswa untuk belajar sekaligus berkiprah di lingkungan desa masing-masing. Menurutnya, mahasiswa penerima beasiswa dapat dipersiapkan menjadi pionir dan penggerak pemuda desa sehingga sejak dini memiliki pengalaman dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Kepada para kepala desa wali asuh, saya minta adik-adik ini diberikan ruang untuk belajar dan berkiprah di desanya. Jadikan mereka pioner pemuda desa yang dapat dilibatkan sebagai pemuda penggerak desa,” katanya.
Kepada 30 mahasiswa penerima beasiswa, Warsubi berpesan agar kesempatan tersebut tidak disia-siakan. Ia meminta mahasiswa belajar sungguh-sungguh, memperdalam ilmu, serta menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan Kabupaten Jombang. Ia juga menekankan bahwa kontribusi terhadap daerah tidak harus menunggu seseorang menjadi pejabat atau pemimpin.
“Sejak dari bangku kuliah, kalian sudah bisa berbuat, berbagi ilmu, dan melakukan hal-hal baik yang bisa memberikan manfaat,” pesan Warsubi kepada para mahasiswa.
Sementara itu, Rektor Universitas Darul ‘Ulum, Prof. Dr. H. Amir Maliki Abitolkha, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Jombang atas kepedulian dan kerja sama yang diberikan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan para mahasiswa. Ia menyebut sebanyak 30 mahasiswa tersebut akan menjalani proses pendidikan bersama di Undar selama masa studi.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Jombang yang telah menjadi bapak asuh untuk anak-anak kami sejumlah 30 mahasiswa. Insyaallah empat tahun ke depan mereka akan berproses bersama di kampus yang kita cintai ini, dan harapan kita mereka akan menjadi orang-orang hebat yang bermanfaat untuk Jombang,” tutur Prof. Amir Maliki.
Program Beasiswa S1 Putra-Putri Daerah dinilai memberikan manfaat besar, terutama dalam memastikan anak-anak Jombang dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi. Bantuan tersebut tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan dan meningkatkan kemampuan mereka.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Dra. Wor Windari, M.Si., menjelaskan bahwa Program Beasiswa S1 Putra-Putri Daerah Tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan program tersebut. Beasiswa ditujukan bagi warga Jombang yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, tetapi berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.
Menurut Wor Windari, proses seleksi dilakukan secara ketat untuk memastikan penerima beasiswa benar-benar sesuai dengan kriteria dan tepat sasaran. Selain melalui verifikasi administrasi, tim juga melakukan peninjauan langsung atau home visit ke rumah para calon penerima sebelum penetapan akhir.
“Guna memastikan program ini tepat sasaran, proses seleksi dilakukan secara ketat. Selain verifikasi administrasi, tim juga turun langsung melakukan peninjauan ke rumah-rumah atau home visit para calon penerima sebelum akhirnya ditetapkan 30 orang yang lolos melalui rapat pleno,” jelasnya.
Salah satu penerima beasiswa, Akhdan Asy Fakhani, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Jombang dan Universitas Darul ‘Ulum atas kesempatan yang diberikan. Ia berharap beasiswa tersebut dapat membantu dirinya dan 29 mahasiswa penerima lainnya menyelesaikan pendidikan serta nantinya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Jombang.
“Semoga program ini memberikan manfaat yang nyata dan menjadi berkah, tidak hanya bagi diri saya pribadi, tetapi juga bagi 30 rekan mahasiswa penerima beasiswa lainnya untuk dapat menuntaskan studi dan berkontribusi bagi masyarakat Jombang,” ungkap Akhdan.
Ia juga berharap keberadaan program beasiswa tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa SMA dan SMK di Jombang yang masih ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena persoalan biaya. Menurutnya, keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk menghentikan cita-cita melanjutkan pendidikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., Rektor Undar Prof. Dr. H. Amir Maliki Abitolkha, M.Ag., jajaran civitas akademika Undar, para kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Jombang, kepala desa selaku wali asuh, mahasiswa penerima beasiswa, serta para wali mahasiswa.
Melalui penyerahan mahasiswa penerima beasiswa yang dirangkaikan dengan diskusi pembangunan daerah tersebut, Pemkab Jombang berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai unsur lainnya semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda Jombang yang unggul, berprestasi, memiliki kepedulian sosial, dan siap mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Jombang setelah menyelesaikan pendidikan.(Zafin)



