-->

Food

Semarak Hari Santri 2026, FKPQ Dapurkejambon Hadirkan Dongeng Islami untuk Tanamkan Pendidikan Karakter

Minggu, Oktober 25, 2026, 3:07:00 PM WIB Last Updated 2026-10-25T08:07:37Z

 


JOMBANG,KOMPASGRUPS.COM-Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Dapurkejambon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, berlangsung semarak melalui kegiatan edukatif yang mengedepankan pendidikan karakter bagi generasi muda. Forum Komunikasi Pengajar Al-Qur’an (FKPQ) Dapurkejambon menggelar acara pada Ahad, 25 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Masjid Rahmatul Ihsan, Dusun Dapurno.


Kegiatan ini diikuti santriwan dan santriwati dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Dapurkejambon. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman, budi pekerti, dan akhlak mulia sejak usia dini.


Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Achmad Rony, dengan melibatkan berbagai TPQ di wilayah Dapurkejambon. Acara juga mendapat dukungan dari Ranting NU Dapurkejambon dan LAZISNU Dapurkejambon sebagai bentuk kepedulian terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter anak-anak.

Rangkaian acara dikemas secara menarik dengan melibatkan para santri dalam berbagai penampilan. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dari TPQ Nuruddin, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an atau qiroah oleh TPQ Nurur Ramadlan.


Suasana semakin semarak dengan lantunan sholawat Banjari dari TPQ Rahmatul Ihsan. Selain itu, penampilan paduan suara dari TPQ Nurul Iman turut menambah kemeriahan sekaligus memberikan kesempatan kepada para santri untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan keberanian tampil di hadapan peserta lainnya.


Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah dongeng Islami yang dibawakan oleh pendongeng Husen Rifai. Selama kurang lebih satu jam, para santri diajak menikmati cerita yang dikemas secara menarik, komunikatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Melalui metode mendongeng, pesan-pesan pendidikan agama dan moral disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya diajak mendengarkan cerita, tetapi juga diarahkan untuk memahami pentingnya menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.


Dongeng Islami menjadi salah satu sarana pendidikan karakter yang efektif untuk mengenalkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta sikap hormat kepada orang tua dan guru. Pesan-pesan tersebut diharapkan dapat tertanam dalam diri para santri dan menjadi pedoman dalam bersikap, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.


Peringatan Hari Santri Nasional ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan bagi generasi muda tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an. Pembentukan kepribadian, penguatan akhlak, dan penanaman nilai-nilai keislaman merupakan bagian penting dalam mencetak generasi yang berilmu sekaligus berkarakter.

Keterlibatan berbagai TPQ se-Dapurkejambon menunjukkan pentingnya kerja sama antarpengajar Al-Qur’an dalam membangun lingkungan pendidikan yang positif. Melalui kegiatan bersama, para santri juga memperoleh kesempatan untuk memperluas pertemanan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan tradisi keagamaan.


Dukungan Ranting NU Dapurkejambon dan LAZISNU Dapurkejambon turut memperlihatkan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembinaan generasi muda. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga kegiatan pendidikan dan sosial keagamaan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, FKPQ Dapurkejambon berharap semangat santri dalam belajar, beribadah, dan berbuat baik terus tumbuh di tengah perkembangan zaman. Pendidikan karakter melalui pendekatan yang kreatif, termasuk dongeng Islami, diharapkan mampu membantu membentuk generasi yang religius, berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.


Semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” pun diharapkan tidak berhenti sebagai tema peringatan semata, tetapi menjadi motivasi bersama untuk terus mendidik anak-anak agar tumbuh sebagai generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, dan berkontribusi positif bagi masa depan Indonesia.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Semarak Hari Santri 2026, FKPQ Dapurkejambon Hadirkan Dongeng Islami untuk Tanamkan Pendidikan Karakter
  • 0

Terkini

Music