Jombang,Kompasgrups.com-Sebuah toko tempat usaha bernama Toko Raja Cuan yang berada di Jalan Raya Peterongan, Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, dilanda kebakaran pada Minggu (28/12/2025) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.55 WIB dan berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 21.40 WIB.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal keluar dari dalam toko milik Andre (35). Menyadari adanya potensi bahaya, warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, upaya tersebut tidak dapat dilakukan secara maksimal lantaran api dengan cepat membesar dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima oleh Pos Damkar Jombang sekitar pukul 20.48 WIB dari warga setempat.“Warga melihat asap keluar dari dalam toko, kemudian mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena api semakin membesar, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Jombang,” ujar Syamsul Bahri.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Jombang langsung mengerahkan dua unit fire pumper truck dan satu unit fire supply truck dari Pos Damkar Jombang. Selain itu, satu unit tambahan beserta personel juga didatangkan dari Pos Damkar Mojoagung untuk mempercepat proses penanganan kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi tidak lama setelah laporan diterima dan langsung melakukan pemadaman secara intensif. Proses pemadaman disertai pembasahan menyeluruh dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.
“Api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 21.40 WIB. Selanjutnya dilakukan pembasahan guna mencegah api muncul kembali,” jelasnya.Akibat peristiwa kebakaran tersebut, bangunan toko berukuran sekitar 5 x 12 meter mengalami kerusakan. Dua rak toko beserta barang dagangan di dalamnya dilaporkan hangus terbakar. Berdasarkan hasil pendataan awal dari BPBD Kabupaten Jombang, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.
Dari hasil investigasi sementara, pihak BPBD menduga kebakaran dipicu oleh korsleting kabel listrik di dalam bangunan toko.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya,” tambah Syamsul Bahri.
Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Mojoagung, Pusdalops BPBD Jombang, Koramil Peterongan, Polsek Peterongan, PLN, serta relawan dan warga setempat yang membantu pengamanan lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemilik toko dan warga sekitar juga berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.
BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan penggunaannya sesuai standar keselamatan guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.(Zafin)


