Jombang,Kompasgrups.com-Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan besar terjadi di Jalan Raya Desa Pesantren,Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, pada Jumat (27/2/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB, tepatnya di ruas jalan utama yang menghubungkan wilayah utara dan selatan Kabupaten Jombang. Lokasi kejadian berada di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, yang dikenal sebagai jalur padat kendaraan, khususnya kendaraan angkutan barang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan kendaraan Truck Tronton Hino dengan nomor polisi H-947x-OA dan Dump Truck Isuzu bernomor polisi S-833x-UW.Truck Tronton Hino yang dikemudikan oleh SutIKno (66), warga Dusun Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, melaju dari arah utara menuju selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dengan baik sehingga menabrak bagian belakang Dump Truck Isuzu yang berada di depannya.
Dump Truck Isuzu tersebut dikemudikan oleh Irfan (51), warga Desa Kedawong, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Saat kejadian, kendaraan Irfan diketahui tengah melaju di jalur yang sama.
“Truk tronton dari arah utara menuju selatan menabrak bagian belakang dump truk yang berada di depannya,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, S.H, saat dikonfirmasi.
Akibat benturan tersebut, pengemudi Truck Tronton Hino, SutIKno, mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif.Sementara itu, pengemudi Dump Truck Isuzu, Irfan, dilaporkan tidak mengalami luka serius dan dalam kondisi selamat.“Korban luka satu orang dan saat ini sudah dirawat di RSUD Jombang. Pengemudi kendaraan kedua dalam keadaan sehat,” lanjut Ipda Siswanto.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Jombang segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan karena posisi kendaraan menutup sebagian badan jalan. Namun, setelah dilakukan evakuasi, situasi kembali normal.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat kurangnya jarak aman antar kendaraan serta faktor kelalaian pengemudi.
“Kami masih mendalami penyebab kecelakaan ini, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan keterangan saksi di lokasi,” kata Ipda Siswanto.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi aturan lalu lintas.“Kami mengingatkan para pengemudi untuk selalu berhati-hati, tidak memaksakan kondisi saat lelah, dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan demi mencegah terjadinya kecelakaan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melanjutkan proses penyelidikan guna memastikan penyebab kecelakaan serta langkah hukum selanjutnya.(Zafin)

