-->

Food

Iklan

ODGJ Mengamuk Bawa Senjata Tajam di Dusun Budug, Aparat Polsek dan Koramil Sumobito Bergerak Cepat Amankan Situasi

Selasa, Februari 03, 2026, 9:17:00 PM WIB Last Updated 2026-02-03T14:17:47Z

Jombang,KOMPASGRUPS.COM-Seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) membuat resah warga Dusun Budug, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, pada Selasa (3/2/2026). Pria bernama M Rifa’i (36) tersebut dilaporkan melukai tubuhnya sendiri dan membawa senjata tajam sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh aparat kepolisian dan TNI.


Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut keterangan Kepala Desa Budugsidorejo, Asmujiono, sejak pagi M Rifa’i sudah menunjukkan perilaku tidak wajar dengan menyayat-nyayat tubuhnya sendiri.


(Foto Sajam yang di Amankan Kepolisian setempat) 

Pada siang hari, M Rifa’i diketahui mendatangi sebuah warung kopi di Dusun Sembujo. Di lokasi tersebut, ia mengambil sebilah pisau milik warung dan kembali menggunakannya untuk melukai tubuhnya. Setelah itu, ia pulang ke rumah dan menemui guru ngajinya, Solikan.


Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, Kepala Dusun setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Sumobito. Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Sumobito bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung bergerak menuju lokasi.


Petugas tiba di lokasi dan melakukan upaya pengamanan sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, saat akan diamankan, M Rifa’i sempat melakukan perlawanan dengan membawa pisau dan sabit.


“Kami mendapat laporan dari kepala dusun, kemudian langsung melakukan pengejaran dan pengamanan di wilayah Dusun Budug. Yang bersangkutan sempat melakukan perlawanan,” kata salah satu petugas di lokasi.


(Rekaman CCTV yang memperlihatkan ODGJ) 

Dalam proses pengamanan tersebut, dua anggota Babinsa, yakni Aipda Abdurahman dan sertu Heri S, hampir menjadi sasaran serangan pelaku. Berkat kesigapan dan kerja sama antar petugas, pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan tanpa menimbulkan korban jiwa.“Alhamdulillah, tidak ada korban. Anggota saling membantu sehingga pelaku bisa diamankan,” tambahnya.


Berdasarkan keterangan keluarga, M Rifa’i diduga mengalami depresi akibat hidup seorang diri di rumah setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Kakak kandung korban, M Syaiful Arif (41), menyampaikan bahwa adiknya selama ini tinggal sendirian dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.“Kemungkinan karena depresi. Orang tua sudah lama meninggal, dia tinggal sendirian di rumah,” ujar Syaiful.


Setelah berhasil diamankan, M Rifa’i dibawa ke Polsek Sumobito untuk dilakukan pemeriksaan awal dan pendataan. Pihak keluarga kemudian mengajukan permohonan agar yang bersangkutan mendapatkan penanganan medis secara profesional.


Melalui koordinasi antara pihak kepolisian, keluarga, dan instansi terkait, akhirnya diputuskan bahwa M Rifa’i akan dirujuk untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang, guna mendapatkan perawatan intensif.


Kepala Desa Budugsidorejo, Asmujiono, mewakili warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polsek dan Koramil Sumobito atas respon cepat dan tindakan tegas namun humanis dalam menangani situasi tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota Polsek dan Koramil Sumobito, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, yang sigap dan tegas sehingga situasi bisa dikendalikan tanpa ada korban,” ujarnya.


Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan warga yang menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan atau perilaku membahayakan diri sendiri maupun orang lain, agar dapat segera ditangani secara tepat.


Dengan penanganan cepat dari aparat dan dukungan keluarga, diharapkan M Rifa’i dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal setelah mendapatkan perawatan medis yang memadai.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • ODGJ Mengamuk Bawa Senjata Tajam di Dusun Budug, Aparat Polsek dan Koramil Sumobito Bergerak Cepat Amankan Situasi
  • 0

Terkini

Music