Jombang,KOMPASGRUPS.COM-Seorang pria menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal di wilayah Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, pada Jumat (30/1/2026) dini hari. Korban berhasil diselamatkan warga setelah berteriak meminta tolong dari dalam sebuah mobil di kawasan Pasar Tapen.
Korban diketahui bernama Daniriansyah, warga Dusun Mlaten RT 026/RW 006, Desa Sidokepuh, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Ia pertama kali dibawa masyarakat ke Mapolsek Kudu sekitar pukul 04.30 WIB untuk mendapatkan pertolongan.
Kapolsek Kudu, AKP Imam Subekti, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, pihak kepolisian langsung memberikan penanganan awal terhadap korban.
“Korban datang ke Polsek Kudu diantar warga dalam kondisi mengalami luka akibat penganiayaan. Selanjutnya langsung kami bawa ke Puskesmas Kudu untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKP Imam Subekti.
Berdasarkan hasil interogasi awal, korban mengaku dijemput oleh tiga orang menggunakan mobil warna putih dari tempat kosnya di wilayah Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Setelah berada di dalam kendaraan, korban langsung mendapat perlakuan kekerasan.
“Korban mengaku dianiaya sejak di dalam mobil dan selama perjalanan. Ia sempat berteriak meminta pertolongan ketika kendaraan melintas di sekitar Pasar Tapen,” jelas Kapolsek.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Warga Pasar Tapen yang mendengar teriakan minta tolong dari dalam mobil merasa curiga dan berinisiatif menghentikan kendaraan tersebut.
Setelah mobil berhasil dihentikan, warga mendapati Daniriansyah dalam kondisi terluka dan mengalami penganiayaan. Sementara itu, ketiga pelaku langsung melarikan diri memanfaatkan situasi.
Dari keterangan korban, satu dari tiga pelaku diketahui merupakan teman dari istrinya. Namun hingga saat ini, identitas lengkap para pelaku masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
“Korban mengenali satu pelaku sebagai teman dari istrinya. Saat ini masih kami dalami untuk mengungkap motif dan identitas para pelaku lainnya,” kata AKP Imam Subekti.Setelah berhasil diselamatkan, warga kemudian mengantarkan korban ke Polsek Kudu untuk membuat laporan resmi.
Dalam perkembangan penyelidikan, diketahui bahwa lokasi kejadian utama atau tempat terjadinya penganiayaan berada di Desa Kramattemenggung, wilayah hukum Polsek Tarik, Polresta Sidoarjo.
“Mengingat tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Polsek Tarik, kami mengantar korban didampingi keluarga untuk melapor ke sana. Laporan sudah diterima Unit Reskrim Polsek Tarik,” terang Kapolsek Kudu.
Tiga personel Polsek Kudu turut mengawal korban menuju Polsek Tarik guna memastikan proses hukum berjalan dengan baik.
Saat ini, kasus penganiayaan tersebut telah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Tarik Polresta Sidoarjo. Polisi tengah mengumpulkan keterangan saksi, rekaman pendukung, serta bukti lainnya untuk mengungkap keberadaan para pelaku.
AKP Imam Subekti mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian mencurigakan.
“Kami mengapresiasi kepedulian warga yang berani bertindak menolong korban. Peran aktif masyarakat sangat membantu dalam menjaga keamanan lingkungan,” pungkasnya.
Sementara itu, korban masih menjalani pemulihan pasca mendapatkan perawatan medis. Pihak keluarga berharap para pelaku segera tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.(Zafin)
