Jombang,Kompasgrups.com-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Dusun Dukuh, Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada Rabu (8/4/2026) pagi sekitar pukul 06.40 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha N Max dan sebuah mobil Honda Mobilio.
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Yamaha N Max bernomor polisi S-5343-NAE yang dikendarai oleh Indah Nur Safitri (26), warga Dusun Kandang Sapi, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben.
Sementara itu, kendaraan mobil Honda Mobilio bernomor polisi S-1401-XZ dikemudikan oleh Edi Yuswanto (58), seorang PNS asal Desa Tugu Sumberjo, Kecamatan Peterongan.
Menurut keterangan saksi di lokasi, peristiwa bermula saat sepeda motor Yamaha N Max melaju dari arah barat ke timur. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami selip dan keluar dari badan aspal. Pengendara kemudian terjatuh ke sisi kanan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Honda Mobilio dari timur ke barat. Karena jarak yang sudah dekat dan situasi yang mendadak, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Kabupaten Jombang. Sementara itu, pengemudi mobil dilaporkan tidak mengalami luka.
Dua saksi yang berada di lokasi kejadian yakni Triana (23), ibu rumah tangga asal Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito, serta Sukarto (53), petani warga Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan.
Dalam kecelakaan ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 juta. Pihak kepolisian dari Polsek Peterongan langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk mengamankan kendaraan dan melakukan olah TKP.
Kapolsek Peterongan, AKP Solihin Budi Santoso, S.H., membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat kondisi jalan licin atau berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan saat berkendara, terutama di pagi hari saat aktivitas lalu lintas mulai meningkat,” ujarnya.Peristiwa ini kini telah ditangani oleh pihak kepolisian guna proses lebih lanjut.(Zafin)


