Jombang,Kompasgrups.com-Warga Dusun Gongseng, Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia di aliran irigasi sawah, Selasa (28/4/2026) pagi. Korban diketahui bernama Sakib (71), seorang buruh harian yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.
Penemuan mayat terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saksi pertama, Deden Achmad Syah (42), menerima informasi dari seorang warga bernama Dian yang melihat adanya jenazah di aliran irigasi sawah. Mendapat laporan tersebut, Deden segera menuju lokasi dan mendapati bahwa jasad tersebut adalah pamannya sendiri, Sakib.
Selanjutnya, saksi melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Gongseng. Tak berselang lama, laporan diteruskan ke Polsek Megaluh untuk penanganan lebih lanjut.Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi penemuan hanya berjarak sekitar 8 meter dari rumah korban. Bahkan, rumah korban diketahui berada tepat di atas aliran irigasi tersebut.
Korban diketahui bernama Sakib beralamat di Jalan Keramat RT 01 RW 01 Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh. Ia bekerja sebagai buruh harian dan beragama Islam.Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek berwarna biru merah dan tidak mengenakan baju. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Menurut keterangan bidan desa, korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan beberapa kali menjalani pemeriksaan kesehatan.Selain Deden, saksi lain dalam kejadian ini adalah Sri Sugianti (56), perangkat Desa Gongseng. Keduanya telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian guna melengkapi proses penyelidikan.
Petugas dari Polsek Megaluh bersama tim gabungan langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Penanganan dipimpin langsung oleh Kapolsek Megaluh, AKP H. Tri Sulo Hadi Warjianto, S.E., didampingi Kanit Reskrim, KSPK, serta anggota lainnya.
Turut hadir di lokasi antara lain anggota Sabhara Polres Jombang, tim identifikasi Polres Jombang, bidan desa, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Desa Gongseng.
Sejumlah langkah telah dilakukan oleh pihak kepolisian, di antaranya menerima laporan, mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan visum terhadap korban.
Kapolsek Megaluh menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dimilikinya. Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut. Warga juga diminta segera melapor apabila mengetahui informasi tambahan yang dapat membantu proses penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya keluarga dengan anggota lansia yang memiliki riwayat penyakit, untuk meningkatkan pengawasan dan perhatian demi mencegah kejadian serupa.(Zafin)

