-->

Food

Iklan

Kecelakaan Tunggal di Ploso, Ibu Tewas Usai Sepeda Listrik Terjun ke Sungai

Rabu, Mei 06, 2026, 8:03:00 PM WIB Last Updated 2026-05-06T13:03:18Z

Jombang,Kompasgrups.com-Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah hukum Polsek Ploso, Kabupaten Jombang, Rabu (6/5/2026) pagi. Insiden yang melibatkan sepeda listrik ini mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.


Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Raya Desa Bawangan, Kecamatan Ploso. Korban diketahui bernama Yuni Darmawati (45), seorang karyawan MBG Yusro Tembelang, warga Dusun Balongrejo RT 02 RW 03, Desa Kebonagung, Kecamatan Ploso. Saat kejadian, korban membonceng anaknya, Mahshonatul Khoiron (15), seorang pelajar.


Kapolsek Ploso Kompol Achmad Chairuddin, S.Pd., M.H.menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda listrik dari arah timur menuju barat. Ketika melintas di jembatan Ngumpak, Desa Bawangan, korban diduga dalam kondisi mengantuk setelah pulang kerja shift malam.“Diduga pengendara mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan, lalu menabrak pembatas jembatan dan terjatuh ke sungai,” ujar Kapolsek.

Akibat benturan tersebut, korban bersama sepeda listriknya tercebur ke sungai dan tenggelam. Warga yang mengetahui kejadian segera melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RSUD Ploso.Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.


Sementara itu, anak korban yang dibonceng berhasil selamat karena mampu berenang saat terjatuh ke sungai. Korban hanya mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar.Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia (MD) dan satu orang luka ringan (LR). Tidak ada korban luka berat dalam kejadian tersebut.


Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, di antaranya Wahyudi (53), Kepala Dusun Patoman, Desa Kebonagung, serta Bahtiar Efendi (45), Kepala Desa Bawangan.Keduanya berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp200 ribu, terutama pada kerusakan ringan sepeda listrik yang digunakan korban.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyimpulkan bahwa faktor utama kecelakaan diduga akibat kondisi pengendara yang mengantuk. Sementara faktor lain seperti kondisi kendaraan, cuaca, maupun sarana jalan dinyatakan tidak berpengaruh.“Untuk sementara, faktor manusia menjadi penyebab utama. Pengendara diduga kelelahan setelah bekerja malam,” jelas Kapolsek.


Petugas dari Polsek Ploso telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi dan mengolah TKP, mengamankan barang bukti, hingga memintakan visum et repertum (VER) di RSUD Ploso. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Unit Laka Satlantas Polres Jombang guna penyelidikan lebih lanjut.


Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara. Mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan pentingnya keselamatan berkendara, terlebih bagi pekerja dengan jam kerja panjang atau sistem shift malam.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Kecelakaan Tunggal di Ploso, Ibu Tewas Usai Sepeda Listrik Terjun ke Sungai
  • 0

Terkini

Music