JOMBANG,KOMPASGRUPS.COM-Kepulangan jemaah haji Kabupaten Jombang tahun 1448 H/2026 M menjadi momen yang penuh haru sekaligus istimewa. Selain disambut oleh Pemerintah Kabupaten Jombang, para jemaah Kloter 62 dan 63 juga mendapat sambutan langsung dari Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (18/6/2026).
Acara penyambutan berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur Dr. H. Moh. As’adul Anam, jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Ia berharap seluruh jemaah mampu mempertahankan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji. Semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta mampu mengamalkan kebaikan yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji,” ujar Warsubi.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Gus Irfan menyampaikan salam sekaligus ucapan selamat dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada seluruh jemaah haji yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah dengan baik.
Menurut Gus Irfan, Presiden berharap para jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima tersebut dapat menjadi pribadi yang lebih baik, baik dalam aspek ibadah, kehidupan sosial, maupun pengabdian kepada masyarakat.“Pak Presiden Prabowo menyampaikan selamat kepada seluruh jemaah haji. Beliau berharap para haji dan hajjah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Salah satu tanda kemabruran adalah adanya perubahan menuju kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Gus Irfan.
Selain itu, Menteri Haji dan Umrah RI juga menyampaikan apresiasi Presiden kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, dan panitia penyelenggara yang telah bekerja keras memberikan pelayanan kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Indonesia.Ia turut mendoakan agar Kabupaten Jombang terus berkembang menjadi daerah yang aman, tertib, dan penuh keberkahan dengan pemimpin yang senantiasa mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.“Mudah-mudahan Jombang semakin maju, aman, tertib, dan para pemimpinnya selalu diberikan petunjuk untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Irfan juga menyerahkan secara simbolis bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Zayed Foundation. Total bantuan yang disalurkan mencapai 190 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp3,3 miliar.Bantuan tersebut diberikan kepada 150 jemaah haji Indonesia yang dinilai membutuhkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 orang berasal dari Kabupaten Jombang dan masing-masing menerima bantuan sebesar Rp20.815.187,28.
Para penerima bantuan berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari pedagang kecil, petani, hingga tenaga pendidik non-ASN. Di antaranya Siti Aisyah, penjual kemangi asal Jogoroto; Hariono, pedagang asongan keliling dari Peterongan; Syaifudin, petani asal Ngoro; serta Zuliatin, guru RA non-ASN dari Kecamatan Kesamben.
Meski diwarnai rasa syukur atas kepulangan ribuan jemaah haji, musim haji tahun ini juga meninggalkan duka bagi masyarakat Jombang. Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, terdapat empat jemaah asal Jombang yang wafat di Tanah Suci, yakni Hj. Rubiansih dari Karobelah, Mojoagung; H. Sukipan dari Tanjunggunung, Peterongan; H. Suyono bin Reso dari Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam; serta Hj. Maudluah binti Sa’i dari Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto.
Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum dan almarhumah. Mereka berharap para jemaah yang wafat memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadah hajinya diterima sebagai haji yang mabrur.(Zafin)
