-->

Food

Menu MBG Balita di Setail Disorot: Dinyatakan Jauh dari Standar Gizi, Emak-emak Kecewa

Jumat, Juni 12, 2026, 10:04:00 AM WIB Last Updated 2026-06-12T03:07:55Z

Banyuwangi,Kompasgrups.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan untuk mendukung tumbuh kembang balita seharusnya menghadirkan asupan bernutrisi seimbang. Namun, kenyataan di lapangan justru memicu kritik tajam dari warga. Menu MBG yang disajikan di Posyandu wilayah Setail, Banyuwangi, disinyalir jauh dari kategori gizi yang layak, bahkan dianggap tidak memenuhi standar untuk anak usia dini.

 

Hal ini terungkap Jumat (12/6/2026), ketika sejumlah ibu-ibu secara langsung melihat isi paket makanan yang diterima balita penerima manfaat. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun, satu porsi menu tersebut terdiri dari nasi putih, semangkuk kecil sop sayur, potongan ikan dan daging sapi rebus yang terlihat sangat sedikit, serta satu iris tempe berbentuk persegi empat berukuran kecil.

 

Pandangan negatif pun muncul dari para warga. Salah satu ibu yang juga kerap melihat menu MBG posyandu menyatakan kekecewaannya.

 

"Saya kaget lihat isinya. Nasi-nya sedikit dan kualitas berasnya pun tidak terlihat bagus. Lauknya juga sangat terbatas: potongan ikan dan dagingnya sangat tipis, cuma satu iris tempe saja. Kalau dihitung-hitung di pasaran, nilai satu porsi ini bahkan tidak sampai Rp10.000. Bagaimana bisa makanan seperti ini memenuhi kebutuhan gizi balita yang sedang aktif tumbuh?" ungkapnya dengan nada prihatin.

 

Keluhan serupa disampaikan warga lain yang merasa program ini seharusnya memberikan manfaat nyata.

 

"Kami berharap MBG ini benar-benar membantu anak-anak mendapatkan asupan yang cukup, bukan sekadar mengenyangkan perut sesaat. Menu yang disajikan terlihat sangat sederhana dan kurang variasi. Kami khawatir jika terus begini, pertumbuhan balita justru tidak terdukung dengan baik," tambahnya.

 

Secara ketentuan, program MBG dirancang agar setiap porsi mengandung energi, protein, vitamin, dan mineral yang sesuai standar kesehatan untuk kelompok usia balita. Menu yang disajikan harus mencakup karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta sayuran dalam takaran yang seimbang.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pengelola Posyandu Setail maupun pihak yang bertanggung jawab atas penyediaan menu MBG tersebut. Awak media berupaya mendatangi manajemen pelaksana program untuk menanyakan terkait standar penyusunan menu, alokasi anggaran, serta kualitas bahan baku yang digunakan.

 

Masyarakat berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti. Sebagai program yang bersumber dari dana publik dan ditujukan untuk generasi penerus, transparansi dan kualitas layanan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

 

"Kami tidak menuntut yang mewah, tapi setidaknya sesuai dengan tujuannya: makanan bergizi. Kalau tidak sesuai standar, sebaiknya diperbaiki segera agar hak gizi anak-anak tetap terjaga," harap salah satu warga.

 

Redaksi akan terus memantau perkembangan dan menunggu tanggapan resmi dari pihak terkait guna melengkapi informasi dan memberikan kejelasan kepada publik. (Tim)

Komentar

Tampilkan

  • Menu MBG Balita di Setail Disorot: Dinyatakan Jauh dari Standar Gizi, Emak-emak Kecewa
  • 0

Terkini

Music