-->

Food

Pesta Durian Grebeg Suro di Sentra Wisata Kuliner Jombang Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Bangkitkan Ekonomi Pedagang

Senin, Juni 15, 2026, 9:08:00 PM WIB Last Updated 2026-06-15T14:08:01Z

Jombang,Kompasgrups.com-Perayaan malam satu Suro atau Tahun Baru Islam di Kabupaten Jombang tahun ini berlangsung meriah melalui kegiatan bertajuk “Pesta Durian Grebeg Suro” yang digelar pada Senin (15/6/2026) pukul 19.00 WIB di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Jombang. Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut diproyeksikan menjadi perpaduan antara pelestarian budaya Jawa dan penguatan ekonomi pedagang kaki lima, khususnya para pelaku usaha di kawasan SWK Jombang.


Acara budaya tersebut diinisiasi Serikat Pedagang Kaki Lima(Spekal) Jombang bersama berbagai elemen masyarakat.Sejumlah unsur pemerintah daerah, komunitas budaya, pelaku UMKM, hingga sektor wisata kuliner turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang mengangkat tradisi malam Suro dan potensi hasil bumi khas Jombang tersebut.

Ketua Serikat Pedagang Kaki Lima(Spekal) Joko Fattah Rochim, mengatakan bahwa Grebeg Suro bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya Jawa yang selama ini identik dengan tradisi spiritual, doa bersama, serta ritual pensucian diri.


Menurutnya, malam satu Suro dalam tradisi masyarakat Jawa juga dikenal dengan kegiatan jamasan atau membersihkan benda pusaka seperti keris dan peninggalan leluhur lainnya. Namun, tradisi tersebut dinilai perlu dikembangkan agar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat modern melalui kegiatan yang berdampak langsung terhadap ekonomi rakyat kecil.


“Momentum malam Suro selama ini identik dengan pensucian diri dan membersihkan pusaka. Di Jombang, kami ingin menggabungkan nilai budaya itu dengan pesta hasil bumi seperti durian, salak, sayuran dan produk pertanian lainnya agar bisa dinikmati masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dipilihnya Sentra Wisata Kuliner Jombang sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain menjadi pusat aktivitas masyarakat, kawasan tersebut juga dihuni banyak pedagang kaki lima dan pelaku UMKM yang diharapkan dapat merasakan dampak ekonomi dari meningkatnya kunjungan masyarakat selama acara berlangsung.


Joko menilai durian Wonosalam selama ini telah dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Jombang. Karena itu, keberadaan pesta durian dinilai penting untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya dan kuliner bagi masyarakat lokal maupun luar daerah.


Dalam konsep Grebeg Suro kali ini, durian dijadikan simbol utama hasil olahan pedagang kebanggaan masyarakat. Selain durian, acara juga akan menghadirkan berbagai produk lain seperti salak, sayuran, hingga aneka produk hasil produk dagangan lokal yang diharapkan mampu menghidupkan aktivitas perdagangan di kawasan SWK Jombang.


Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Jombang, di antaranya Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan,S.H.,S.I.K.,CPHR. Wakil Bupati Jombang K.H. Salmanudin Yazid, S.Ag., M.Pd.I., Ketua DPRD Jombang Hadi Admaji, S.Ag., Sekretaris Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Dra. Wor Windari, M.Si.Kepala Disdagrin Anjik Eko Saputro, SH, M.Si


Meski mendapat dukungan berbagai pihak, Joko menegaskan semangat utama kegiatan tersebut adalah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kecil, terutama para pedagang kaki lima dan pelaku usaha kuliner di kawasan SWK. Ia berharap kegiatan budaya seperti Grebeg Suro mampu menjadi agenda rutin yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


“Yang paling penting kegiatan ini bisa menghidupkan ekonomi pedagang kecil di Sentra Wisata Kuliner Jombang. Dengan ramainya pengunjung, pedagang bisa ikut merasakan manfaat secara langsung,” tegasnya.


Melalui kegiatan Grebeg Suro Pesta Durian, masyarakat berharap tradisi budaya lokal tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Selain menjadi hiburan rakyat, acara tersebut juga diharapkan mampu menarik wisatawan, meningkatkan pendapatan pedagang dan pelaku pedagang kaki lima, sekaligus memperkuat citra durian Wonosalam sebagai salah satu ikon unggulan Kabupaten Jombang. (Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Pesta Durian Grebeg Suro di Sentra Wisata Kuliner Jombang Jadi Momentum Lestarikan Budaya dan Bangkitkan Ekonomi Pedagang
  • 0

Terkini

Music