-->

Food

Polres Jombang Respons Aspirasi Sopir Truk, Penanganan Dugaan Pungli hingga Balap Liar Dipastikan Berjalan

Sabtu, Juni 27, 2026, 2:16:00 AM WIB Last Updated 2026-06-26T19:16:49Z

Jombang,Kompasgrups.com-Polres Jombang memberikan tanggapan atas berbagai aspirasi yang disampaikan puluhan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) saat menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang,Kamis (25/6/2026).Dalam dialog tersebut,kepolisian menegaskan bahwa berbagai persoalan yang menjadi tuntutan para sopir,mulai dari dugaan pungutan liar,balap liar, hingga pengaturan lalu lintas angkutan barang,terus ditindaklanjuti.


Aksi diawali dengan konvoi puluhan truk dari jalur Ring Road Mojoagung menuju Kantor Dinas Perhubungan.Dengan membawa pengeras suara,massa menyampaikan aspirasi secara tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian sehingga kegiatan berlangsung aman dan kondusif.


Setibanya di lokasi, perwakilan massa diterima langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan,S.H.,S.I.K.,CPHR bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang,Sugianto,S.Sos Selanjutnya dilakukan dialog di ruang pertemuan untuk membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian para sopir angkutan barang.

Dalam pertemuan tersebut,Kapolres Jombang menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah sebagai bentuk tindak lanjut atas keluhan yang disampaikan.Salah satunya terkait maraknya aksi balap liar dan kejahatan bajing loncat yang meresahkan para sopir di jalan raya.


Menurutnya,Polres Jombang secara rutin menggelar patroli pada sepertiga malam hingga menjelang pagi guna mencegah aksi kriminalitas di sejumlah jalur yang rawan.Masyarakat maupun para sopir juga diminta memanfaatkan layanan darurat Polri 110 serta layanan "Lapor Pak Kapolres" apabila menemukan tindak kejahatan atau membutuhkan kehadiran petugas.Setiap laporan yang masuk dipastikan akan segera ditindaklanjuti.


Menanggapi dugaan adanya oknum anggota kepolisian yang melakukan pungutan liar dalam penanganan kecelakaan lalu lintas,Kapolres menegaskan bahwa Polres Jombang telah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap personel yang diduga terlibat sesuai ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku.

Terkait pengaturan arus kendaraan angkutan barang di wilayah Mojoagung,Kapolres menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi di kawasan tersebut.Pengaturan tersebut bukan merupakan larangan melintas secara menyeluruh,melainkan pembatasan pada waktu tertentu.Kendaraan yang memiliki tujuan ke kawasan industri Mojoagung dan sekitarnya tetap diperbolehkan melintas sesuai aturan yang berlaku.


Polres Jombang juga menyampaikan rencana pemberian kemudahan bagi sopir truk yang berdomisili di wilayah Wonosalam,Kediri, dan Blitar melalui penerbitan stiker khusus yang disahkan kepala desa setempat. Mekanisme teknis pelaksanaannya akan dijelaskan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Jombang.


Selain itu,aspirasi mengenai penyediaan lokasi istirahat bagi kendaraan angkutan barang turut menjadi perhatian.Polres Jombang menilai keberadaan rest area yang memadai diperlukan karena masih sering terjadi kecelakaan akibat truk berhenti di bahu jalan tanpa dilengkapi lampu maupun rambu peringatan,sehingga membahayakan pengguna jalan lainnya,terutama pengendara sepeda motor.


Melalui dialog yang berlangsung tersebut,Polres Jombang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan komunitas sopir truk,pemerintah daerah,serta seluruh pemangku kepentingan.Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi terbaik dalam mewujudkan keamanan,keselamatan, dan kelancaran transportasi di wilayah Kabupaten Jombang.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Polres Jombang Respons Aspirasi Sopir Truk, Penanganan Dugaan Pungli hingga Balap Liar Dipastikan Berjalan
  • 0

Terkini

Music