Banyuwangi,Kompasgrups.Com – Jalannya laga panas babak 8 besar antara Desi Banteng FC menghadapi PSG FC di Stadion RTH Maron Genteng menuai sorotan dari para suporter. Pertandingan yang memperebutkan satu tiket menuju babak semifinal itu berlangsung sengit hingga harus ditentukan melalui drama adu penalti di tengah guyuran hujan deras.minggu (24/5/2026).
Namun di balik ketegangan pertandingan, para suporter menilai kondisi fasilitas stadion, khususnya penerangan lapangan, masih jauh dari kata ideal. Minimnya cahaya lampu stadion saat hujan turun deras dinilai membuat suasana pertandingan kurang nyaman, baik bagi pemain maupun penonton yang hadir langsung di stadion.
Beberapa suporter mengaku khawatir kondisi tersebut dapat memengaruhi fokus pemain saat pertandingan berlangsung, terlebih ketika laga memasuki momen krusial adu penalti yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Menurut mereka, penerangan stadion bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan pemain dan kualitas pertandingan. Dalam kondisi lapangan basah dan licin akibat hujan, pencahayaan yang kurang maksimal dinilai berpotensi meningkatkan risiko benturan maupun cedera pemain.
“Kalau pertandingan malam apalagi sampai adu penalti, penerangan itu sangat vital. Tadi hujan deras, lapangan licin, sementara cahaya lampu kurang terang. Pemain pasti kesulitan melihat arah bola secara maksimal,” ujar Ragil salah satu suporter dari Muncar usai pertandingan.
Suporter lainnya juga berharap panitia penyelenggara maupun pihak terkait dapat melakukan evaluasi sebelum pertandingan berikutnya digelar. Mereka menilai antusiasme masyarakat terhadap turnamen sepak bola di Banyuwangi sangat tinggi sehingga harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas stadion yang memadai.
“Atmosfer pertandingan tadi sebenarnya luar biasa. Stadion penuh, suporter juga tertib dan mendukung tim masing-masing dengan sportif. Tapi fasilitas seperti penerangan jangan dianggap sepele. Kalau ingin sepak bola Banyuwangi semakin maju, hal-hal mendasar seperti ini harus diperhatikan,” ungkap JL penonton lainnya.
Selain itu, para suporter berharap adanya peningkatan kualitas sarana stadion demi mendukung kenyamanan seluruh pihak, mulai dari pemain, official tim, perangkat pertandingan hingga masyarakat yang datang menyaksikan laga secara langsung.
Meski diwarnai sorotan terkait fasilitas stadion, pertandingan Desi Banteng FC kontra PSG FC tetap berjalan kondusif hingga akhir laga. Drama tendangan finalty yang berlangsung menegangkan sukses menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati Stadion RTH Maron Genteng.(Tim)
