BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM– SMK Negeri Ihya Ulumuddin Singojuruh menggelar Sidang Pleno Kenaikan Kelas bagi peserta didik kelas X dan XI sekaligus rapat pembagian tugas mengajar untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh dewan guru dan tim kurikulum tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pendidikan serta kesiapan sekolah menghadapi tahun ajaran baru.
Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Kepala SMK Negeri Ihya Ulumuddin Singojuruh, Hartono, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya objektivitas dalam proses penentuan kenaikan kelas serta profesionalisme tenaga pendidik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Dalam arahannya, Hartono menegaskan bahwa sidang pleno bukan hanya agenda rutin tahunan, melainkan forum evaluasi strategis untuk memastikan setiap keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan capaian dan perkembangan peserta didik selama satu tahun pelajaran.
“Penetapan kenaikan kelas harus dilakukan secara objektif berdasarkan hasil evaluasi yang menyeluruh, baik dari aspek akademik, kedisiplinan, maupun karakter siswa. Dengan demikian, keputusan yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah,” ujar Hartono.
Selanjutnya, Tim Kurikulum memimpin jalannya sidang pleno dengan membahas hasil belajar siswa, laporan wali kelas, serta berbagai indikator yang menjadi dasar dalam penetapan kenaikan kelas. Proses pembahasan berlangsung secara terbuka dan profesional dengan melibatkan seluruh guru sesuai bidang tugas masing-masing.
Selain membahas kenaikan kelas, rapat juga menetapkan pembagian tugas mengajar bagi tenaga pendidik untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan awal agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan efektif, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Hartono menjelaskan bahwa pembagian tugas mengajar dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan sekolah agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara maksimal.
“Kami berharap seluruh guru dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Sinergi dan kolaborasi antarpendidik menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menghasilkan lulusan yang unggul serta siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas yang dimiliki, tetapi juga oleh komitmen seluruh tenaga pendidik dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
Kegiatan sidang pleno dan pembagian tugas mengajar berlangsung dengan lancar serta menghasilkan berbagai keputusan yang disepakati bersama. Melalui forum tersebut, SMK Negeri Ihya Ulumuddin Singojuruh kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan, memperkuat tata kelola sekolah yang profesional, serta mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi generasi masa depan.
“Objektivitas dalam penilaian dan profesionalisme dalam mengajar adalah fondasi utama untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas. Karena itu, setiap keputusan yang diambil harus selalu berpihak pada kepentingan terbaik peserta didik,” pungkas Hartono. (Atmaja)
