-->

Food

Drama Adu Penalti Pecah di Kades Cup 2 Jambewangi, Mitra TNI FC Hadapi Perlawanan Sengit Kebun Rejo Selection Kalibaru

Senin, Juli 20, 2026, 5:37:00 PM WIB Last Updated 2026-07-20T10:37:40Z

 

BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Pertandingan sarat gengsi tersaji dalam lanjutan Open Turnamen Sepak Bola Mini Kades Cup 2 Jambewangi 2026 saat tim debutan Mitra TNI FC berhadapan dengan Kebun Rejo Selection Kalibaru yang diperkuat sejumlah pemain muda potensial. Laga yang berlangsung pada Senin (20/7/2026) tersebut berlangsung ketat dan penuh tensi hingga harus ditentukan melalui babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 0-0 di waktu normal.


Sejak menit awal, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan terbuka. Mitra TNI FC yang datang dengan semangat tinggi berupaya menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola dan serangan dari sektor sayap. Sementara Kebun Rejo Selection Kalibaru tampil percaya diri dengan mengandalkan kecepatan para pemain mudanya yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan lawan.


Jual beli serangan tak terhindarkan sepanjang babak pertama. Beberapa peluang emas berhasil diciptakan oleh kedua tim. Mitra TNI FC sempat mendapatkan peluang matang melalui tendangan jarak dekat yang masih mampu diamankan penjaga gawang Kebun Rejo Selection. Di sisi lain, tim asal Kalibaru juga nyaris membuka keunggulan melalui serangan balik cepat yang membuat penonton terperanjat dari tempat duduknya.


Meski intensitas pertandingan cukup tinggi, disiplin permainan yang ditunjukkan kedua tim membuat laga tetap berjalan sportif. Para pemain saling beradu strategi dan kemampuan, sementara perangkat pertandingan bekerja maksimal mengawal jalannya pertandingan hingga tidak terjadi pelanggaran yang berpotensi memicu ketegangan di lapangan.


Memasuki babak kedua, ritme pertandingan semakin meningkat. Kedua pelatih terlihat aktif memberikan instruksi dari pinggir lapangan. Pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor masing-masing tim. Namun kokohnya lini pertahanan serta penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat setiap peluang yang tercipta gagal berbuah gol.


Sorakan ratusan penonton yang memadati area lapangan terus menggema sepanjang pertandingan. Dukungan dari suporter kedua tim membuat atmosfer Kades Cup 2 Jambewangi semakin hidup. Setiap peluang yang tercipta selalu disambut teriakan antusias dari penonton yang berharap tim favoritnya mampu mencetak gol kemenangan.


Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal, skor tetap bertahan 0-0. Hasil tersebut memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti sesuai regulasi turnamen.


Suasana lapangan mendadak berubah tegang ketika para algojo dari kedua tim maju bergantian ke titik putih. Para penonton tampak menahan napas menyaksikan setiap tendangan yang dilakukan. Adu mental dan ketenangan menjadi faktor penentu dalam babak yang paling menegangkan tersebut.


Salah seorang penonton asal Desa Jambewangi, Sutrisno (43), mengaku pertandingan tersebut menjadi salah satu laga paling menarik yang ia saksikan sejak turnamen bergulir.


"Walaupun tidak ada gol selama pertandingan, tapi permainan kedua tim sangat hidup. Banyak peluang tercipta dan adu penalti tadi benar-benar membuat suasana lapangan semakin panas. Penonton sangat terhibur," ujarnya.


Hal senada disampaikan Rudi, warga Kalibaru yang hadir memberikan dukungan kepada Kebun Rejo Selection.


"Pemain-pemain muda Kalibaru menunjukkan kualitas yang bagus. Mereka berani bermain terbuka dan mampu memberikan perlawanan kepada tim yang lebih berpengalaman. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka," katanya.


Sementara itu, Pengawas Pertandingan Kades Cup 2 Jambewangi memberikan apresiasi terhadap kedua tim yang dinilai berhasil menyuguhkan pertandingan berkualitas dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.


"Pertandingan berlangsung sangat kompetitif. Kedua tim bermain dengan semangat juang tinggi, tetapi tetap menghormati lawan dan keputusan wasit. Inilah yang menjadi tujuan utama turnamen, yakni membangun kompetisi yang sehat sekaligus menjadi wadah pembinaan pemain sepak bola lokal," ungkapnya.


Menurutnya, keberadaan tim-tim muda seperti Kebun Rejo Selection Kalibaru menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan turnamen tahun ini.


"Kami melihat banyak pemain muda yang memiliki potensi besar. Mereka menunjukkan keberanian, kemampuan teknik, dan mental bertanding yang baik. Jika terus dibina, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi pemain andalan Banyuwangi di masa depan," tambahnya.


Ia juga mengapresiasi peran panitia, perangkat pertandingan, serta unsur pengamanan dari TNI, Polri, dan masyarakat yang turut menjaga jalannya pertandingan tetap aman dan kondusif.


"Kades Cup bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarwarga dan antar-klub. Alhamdulillah hingga saat ini seluruh pertandingan berjalan aman, tertib, dan mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat," tegasnya.


Gelaran Open Turnamen Sepak Bola Mini Kades Cup 2 Jambewangi 2026 sendiri terus menjadi perhatian pecinta sepak bola lokal. Selain menghadirkan pertandingan-pertandingan menarik, turnamen yang digelar di Kecamatan Sempu tersebut juga menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet muda sekaligus wadah memperkuat silaturahmi antarwilayah di Kabupaten Banyuwangi.


Laga antara Mitra TNI FC dan Kebun Rejo Selection Kalibaru pun menjadi bukti bahwa sepak bola akar rumput Banyuwangi masih memiliki daya tarik tinggi. Meski tanpa gol selama 90 menit pertandingan, semangat juang para pemain dan drama adu penalti yang menegangkan sukses menghadirkan hiburan berkualitas bagi ratusan penonton yang memadati arena pertandingan.


Melalui drama adu finalti sudah bisa di pastikan mitra TNI lolos ke babak selanjutnya . (Atmaja) .

Komentar

Tampilkan

  • Drama Adu Penalti Pecah di Kades Cup 2 Jambewangi, Mitra TNI FC Hadapi Perlawanan Sengit Kebun Rejo Selection Kalibaru
  • 0

Terkini

Music