-->

Food

Pengurus Koperasi GNM Bantah Dugaan Dana Anggota Masuk Rekening Pribadi, Anggota Desak Transparansi Pengelolaan Keuangan

Senin, Juli 27, 2026, 2:16:00 PM WIB Last Updated 2026-07-27T07:16:29Z

BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Polemik terkait pengelolaan dana anggota Koperasi Glen Nevis Mandiri (GNM) terus bergulir. Di tengah munculnya berbagai pertanyaan mengenai transparansi pengelolaan simpanan anggota, pihak pengurus membantah tudingan adanya penyimpangan dana maupun penggunaan rekening pribadi dalam pengelolaan keuangan koperasi.


Koperasi GNM diketahui memiliki sekitar 92 anggota yang berasal dari wilayah Afdeling Wonosari, Besaran, Kongsi Talangin, serta beberapa anggota dari Kecamatan Kalibaru. Seluruh anggota tersebut telah menyetorkan simpanan pokok, sementara sebagian lainnya juga memiliki simpanan sukarela dengan nominal yang bervariasi.


Belakangan, sejumlah anggota menyuarakan harapan agar pengurus lebih terbuka terkait perkembangan usaha koperasi dan penggunaan dana yang telah dihimpun dari anggota. Menurut mereka, transparansi merupakan bagian penting untuk menjaga kepercayaan anggota sekaligus memastikan koperasi berjalan sesuai prinsip-prinsip perkoperasian.


Salah seorang anggota yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku masih banyak anggota yang mempertanyakan arah pengelolaan koperasi.


"Kami hanya menginginkan keterbukaan. Banyak anggota sudah menyetor simpanan pokok maupun simpanan sukarela dengan harapan koperasi berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota. Namun hingga saat ini masih banyak pertanyaan yang belum memperoleh penjelasan secara rinci," ujarnya, Senin (27/7/2026).


Anggota tersebut juga menyoroti seringnya nama PT JAI dikaitkan dengan aktivitas koperasi sehingga menimbulkan persepsi di kalangan anggota bahwa koperasi memiliki hubungan langsung dengan perusahaan tersebut.


"Jika memang koperasi dan perusahaan merupakan dua entitas berbeda, seharusnya dijelaskan secara terbuka sejak awal agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan tidak berdampak pada nama baik perusahaan," katanya.


Selain itu, sempat beredar dugaan bahwa dana anggota dikelola melalui rekening pribadi salah satu pengurus koperasi. Namun tudingan tersebut dibantah secara tegas oleh pihak pengurus.


Bendahara Koperasi GNM, Sri, menegaskan bahwa seluruh dana yang berasal dari simpanan pokok maupun simpanan sukarela anggota masuk ke rekening resmi koperasi dan bukan ke rekening pribadi pengurus.


"Tidak benar jika disebut dana anggota masuk ke rekening pribadi Pak Maman. Seluruh dana anggota yang masuk tercatat dan disimpan melalui rekening resmi Koperasi GNM. Administrasi keuangan koperasi juga memiliki pencatatan yang dapat dipertanggungjawabkan," tegas Sri.


Sementara itu, perwakilan pengurus Koperasi GNM, Maman Sudarisman, membantah berbagai tudingan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurutnya, hingga saat ini belum ada pihak yang dapat menunjukkan bukti konkret terkait dugaan penyimpangan dana sebagaimana yang ramai diperbincangkan.


"Kami meminta kepada siapa pun yang menyampaikan adanya kerugian atau persoalan terkait koperasi agar menunjukkan bukti yang jelas. Jika memang ada anggota yang merasa dirugikan, silakan menyampaikan data dan dokumen yang dimiliki agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Maman.


Maman juga menegaskan bahwa Koperasi GNM dan PT JAI merupakan dua entitas yang berbeda, baik dari sisi legalitas, kepengurusan, maupun tanggung jawab administrasi. Karena itu, menurutnya, persoalan internal koperasi tidak seharusnya dikaitkan dengan perusahaan tanpa dasar yang jelas.


Sebagai bentuk klarifikasi, Maman menunjukkan surat kesaksian yang ditandatangani sejumlah anggota Koperasi GNM Banyuwangi. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa para anggota memahami Koperasi GNM merupakan organisasi masyarakat perkebunan PT JAI dan lingkungan sekitarnya yang berdiri secara mandiri serta bukan bagian dari PT JAI.


Dalam surat yang sama juga disebutkan bahwa keberadaan koperasi bertujuan untuk berperan aktif mendukung berkembangnya aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kalibaru.


Selain itu, para penandatangan surat menyatakan bahwa sepanjang pengetahuan mereka, Maman Sudarisman selaku ketua sementara koperasi tidak pernah mencatut nama PT JAI untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.


"Surat kesaksian ini merupakan bentuk pernyataan dari sejumlah anggota yang memahami sejak awal bahwa koperasi dan perusahaan adalah dua lembaga yang berbeda. Kami berharap masyarakat dapat melihat persoalan ini secara objektif berdasarkan fakta yang ada," kata Maman.


Lebih lanjut, Maman mengaku menyayangkan apabila polemik yang berkembang justru berdampak pada citra perusahaan yang selama ini dinilai memiliki kontribusi terhadap masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Desa Kebonrejo dan sekitarnya.


"Jangan sampai tujuan baik yang selama ini dibangun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Banyuwangi menjadi tercoreng akibat informasi yang belum tentu benar. Kami berharap seluruh pihak mengedepankan fakta dan menyelesaikan persoalan melalui jalur yang tepat," tambahnya.


Di sisi lain, sejumlah anggota berharap pengurus segera menggelar forum terbuka atau rapat anggota guna memberikan penjelasan secara rinci terkait kondisi koperasi, laporan keuangan, perkembangan usaha, serta penggunaan dana yang telah dihimpun dari anggota.


Menurut mereka, rapat anggota merupakan wadah yang tepat untuk menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini berkembang sekaligus menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.


Dengan adanya keterbukaan informasi dan penyampaian laporan yang jelas, para anggota berharap kepercayaan terhadap Koperasi Glen Nevis Mandiri dapat terus terjaga dan tujuan awal pembentukan koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan anggota dapat terwujud.


Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah anggota masih menantikan agenda resmi rapat anggota sebagai forum tertinggi dalam koperasi guna memperoleh penjelasan langsung dari pengurus terkait kondisi keuangan, perkembangan usaha, dan arah kebijakan Koperasi Glen Nevis Mandiri ke depan.(Atmaja)

Komentar

Tampilkan

  • Pengurus Koperasi GNM Bantah Dugaan Dana Anggota Masuk Rekening Pribadi, Anggota Desak Transparansi Pengelolaan Keuangan
  • 0

Terkini

Music