BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM — Pawai adat dan budaya yang digelar Pemerintah Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat.Sabtu (19/09/2026)
Ketua Info Warga Banyuwangi (IWB), Abi Arbain, menyampaikan dukungan sekaligus apresiasinya terhadap pelaksanaan pawai budaya tersebut. Menurutnya, kegiatan yang mengangkat seni, adat dan budaya daerah merupakan bentuk positif dalam memperingati momentum kemerdekaan.
“Saya sangat bangga dan salut dengan pawai budaya Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. Kegiatan ini dipenuhi berbagai atraksi budaya, khususnya budaya Kabupaten Banyuwangi yang sangat beragam,” ujar Abi Arbain.
Menurut Abi, peringatan HUT Kemerdekaan tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan yang menimbulkan kebisingan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, seni dan budaya juga dapat menjadi pilihan dalam memeriahkan hari kemerdekaan sekaligus menjaga warisan leluhur.
“Sekali lagi kami tegaskan, acara seperti ini yang selalu menjunjung nilai-nilai seni dan budaya sangat bagus. Harapan kami, ke depannya seluruh desa di Kabupaten Banyuwangi bisa melaksanakan kegiatan serupa,” katanya.
Abi menilai kegiatan budaya memiliki nilai edukasi karena dapat mengenalkan tradisi dan sejarah daerah kepada generasi muda.
“Jangan sampai tradisi dan sejarah kita ditinggalkan. Dalam menyambut HUT RI, mari kita meriahkan dengan kegiatan yang memiliki nilai budaya, bukan hanya mengedepankan kebisingan lingkungan atau kegiatan hiburan semata,” tegas Abi Arbain.
Hal senada disampaikan Ketua Ormas Balawangi, M. Rizal Azizi. Ia juga memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Desa Tegalharjo dan masyarakat yang telah menggelar pawai adat dan budaya tersebut.
M. Rizal Azizi mengatakan, sebagai organisasi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap adat dan budaya Banyuwangi, pihaknya sangat mendukung kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dalam pelestarian budaya.
“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan, pawai budaya juga menjadi bagian dari upaya kita untuk menjaga dan melestarikan budaya Banyuwangi,” ujar M. Rizal Azizi.
Ia menilai, beragam atraksi budaya yang ditampilkan dalam pawai tersebut menunjukkan kekayaan seni dan tradisi yang dimiliki Kabupaten Banyuwangi.
Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, organisasi adat dan budaya hingga generasi muda.
“Kita harus bersama-sama menjaga budaya Banyuwangi. Jangan sampai kekayaan adat dan budaya yang menjadi warisan para leluhur hilang karena perkembangan zaman,” tambahnya.
Pawai adat dan budaya Desa Tegalharjo berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya. Masyarakat tampak antusias menyaksikan rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
Abi Arbain dan M. Rizal Azizi berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Banyuwangi untuk memeriahkan momentum kemerdekaan melalui kegiatan yang mengangkat seni, adat, sejarah dan budaya lokal.(Red)
