BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Menjelang pelaksanaan Pawai Budaya Sempu 2026 pada 31 Oktober mendatang, Pemerintah Desa (Pemdes) Sempu bersama panitia menggelar sosialisasi kepada seluruh peserta. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi bersama Polresta Banyuwangi guna memastikan pelaksanaan pawai berjalan tertib, aman, dan lancar.Rabu (28/10/2026).
Sosialisasi dihadiri Danramil 0825/19 Sempu, Kapolsek Sempu AKP Satrio Wibowo, S.H., Ketua KBSB Banyuwangi, serta jajaran panitia dan perwakilan peserta pawai budaya.
Pawai Budaya Sempu 2026 dijadwalkan diikuti sebanyak 32 grup. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pengamanan direncanakan melibatkan sekitar 70 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Linmas.
Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah aturan dan ketentuan disampaikan kepada seluruh peserta agar dipahami dan dipatuhi bersama. Langkah ini dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Sempu AKP Satrio Wibowo, S.H., menegaskan bahwa koordinasi dan kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap kelancaran transportasi kereta api selama pawai berlangsung.
“Harapan kami, seluruh peserta dapat mematuhi aturan dan tata tertib yang sudah disosialisasikan. Keamanan dan ketertiban harus menjadi tanggung jawab bersama, baik panitia maupun peserta. Kami juga menaruh perhatian khusus pada kelancaran perjalanan kereta api agar kegiatan ini tidak mengganggu kepentingan masyarakat,” demikian draf pernyataan Kapolsek yang perlu dikonfirmasi.
Selain itu, sejumlah titik vital telah dipetakan sebagai bagian dari persiapan pengamanan. Penempatan petugas di titik-titik tersebut diharapkan dapat membantu mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas serta potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Ketua KBSB Banyuwangi berharap pelaksanaan Pawai Budaya Sempu tahun ini dapat berjalan sesuai tata tertib yang telah disepakati bersama.
Menurutnya, kelancaran kegiatan tahun ini akan menjadi barometer bagi penyelenggaraan pawai budaya pada tahun mendatang.
“Harapan kami, acara Pawai Budaya Sempu ini bisa berjalan sesuai tata tertib yang telah disepakati bersama. Sebab, pelaksanaan tahun ini akan menjadi barometer untuk tahun-tahun berikutnya. Jika kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif, tentu ini menjadi modal penting agar pawai budaya pada tahun depan dapat kembali dilaksanakan dengan lebih meriah,” ungkap Ketua KBSB Banyuwangi.
Ia berharap seluruh peserta menjaga komitmen bersama, mematuhi aturan, serta menghormati kepentingan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Sinergi antara Pemdes Sempu, panitia, TNI, Polri, Linmas, dan seluruh peserta menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda budaya tersebut. Dengan persiapan pengamanan dan sosialisasi yang telah dilakukan, Pawai Budaya Sempu 2026 diharapkan berlangsung meriah tanpa mengabaikan keselamatan, ketertiban, kelancaran transportasi kereta api, serta kenyamanan masyarakat.(Atmaja)
