-->

Food

Material Pasir Diduga dari Aktivitas Lahan Kavling Tutupi Jalan Nasional Kalibaru–Jember, Pengelola Blokir Nomor Wartawan

Senin, November 02, 2026, 12:20:00 PM WIB Last Updated 2026-11-02T05:20:48Z

 

BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Luapan material pasir yang diduga berasal dari aktivitas pengelolaan lahan kavling di depan Hotel Coteks, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, sempat menutupi ruas jalan nasional Kalibaru–Jember pada Senin pagi (2/11/2026).


Peristiwa tersebut mengakibatkan material pasir menumpuk di badan jalan sehingga berpotensi mengganggu kelancaran dan keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur nasional tersebut.


Berdasarkan pantauan di lokasi, proses pembersihan material pasir dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama anggota Polsek Kalibaru. Mereka terlihat melakukan pengerukan secara manual untuk menyingkirkan tumpukan pasir yang menutupi badan jalan maupun yang menutupi jaringan darinase kurang lebih sepanjang 15 meter. 


Salah seorang warga yang terlibat dalam proses pembersihan mengatakan bahwa pengerukan telah dilakukan sejak pagi hari bersama anggota kepolisian.


"Kami sudah melakukan pengerukan pasir sejak pagi tadi bersama anggota Polsek Kalibaru. Bahkan, material yang ada di atas jalan raya pun sudah kami bersihkan agar tidak mengganggu aktivitas transportasi kendaraan, baik dari arah Jember maupun sebaliknya," ungkapnya.


Tidak hanya badan jalan, material pasir tersebut juga dilaporkan menutupi jaringan drainase di sisi jalan dengan panjang hampir 15 meter. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu fungsi saluran pembuangan air, terutama ketika terjadi hujan.


Dugaan sementara, luapan material pasir tersebut berkaitan dengan aktivitas pengelolaan lahan kavling yang berada tepat di depan Hotel Coteks. Namun, penyebab pasti melubernya material hingga ke badan jalan dan saluran drainase masih memerlukan penjelasan dari pihak pengelola.


Persoalan ini menjadi perhatian karena aktivitas pengolahan lahan yang berada di sekitar jalan nasional semestinya memperhatikan dampak terhadap lingkungan sekitar, termasuk keberadaan saluran drainase dan keselamatan pengguna jalan.


Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media Kompasgrups.com kepada pihak pengelola lahan untuk meminta penjelasan terkait kejadian tersebut belum memperoleh tanggapan.


Alih-alih memberikan klarifikasi, nomor WhatsApp wartawan Kompasgrups.com justru diduga telah diblokir oleh pihak pengelola. Akibatnya, komunikasi untuk memperoleh keterangan langsung terkait aktivitas pengelolaan lahan dan tanggung jawab atas material pasir yang meluber belum dapat dilakukan.


Padahal, klarifikasi dari pihak pengelola sangat diperlukan untuk menjelaskan asal material pasir, langkah penanganan, serta upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.


Masyarakat berharap instansi terkait, khususnya pihak yang memiliki kewenangan terhadap pengelolaan jalan nasional dan drainase, segera melakukan pemeriksaan serta memastikan saluran air kembali berfungsi sebagaimana mestinya.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola lahan belum memberikan keterangan resmi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi guna menjaga keberimbangan pemberitaan.(Tim)

Komentar

Tampilkan

  • Material Pasir Diduga dari Aktivitas Lahan Kavling Tutupi Jalan Nasional Kalibaru–Jember, Pengelola Blokir Nomor Wartawan
  • 0

Terkini

Music