-->

Food

Polemik BIG W AUDIO Karnaval Sempu, Kapolsek Sebut YD Sanggupi Pengembalian Uang Pemuda dalam Dua Bulan

Senin, November 02, 2026, 11:11:00 PM WIB Last Updated 2026-11-02T16:11:04Z

 


BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Polemik pembatalan penampilan BIG W AUDIO dalam Karnaval Budaya Desa Sempu, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Sabtu (31/10/2026), mulai menemukan titik terang. Kapolsek Sempu AKP Satrio Wibowo, S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama Camat Sempu telah melakukan pendekatan secara persuasif kepada YD beserta keluarganya untuk mencari solusi atas persoalan yang berkembang.


Dari hasil pendekatan tersebut, menurut Kapolsek, YD bersama pihak kelurahan menyatakan kesanggupan untuk mengembalikan uang milik pemuda yang disebut-sebut menjadi bagian dari persoalan tersebut dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan.


"Sudah kami lakukan pendekatan secara persuasif bersama Camat Sempu kepada pihak YD dan keluarganya. Dari hasil pendekatan tersebut, YD dan pihak kelurahan menyanggupi untuk segera mengembalikan keuangan milik pemuda, kurang lebih dalam waktu dua bulan," ungkap AKP Satrio Wibowo.


Lebih lanjut, Kapolsek Sempu mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia meminta tidak ada pihak yang melakukan tindakan yang justru berpotensi melanggar hukum.


Kapolsek juga mengingatkan agar penyelesaian persoalan tetap mengedepankan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.


"Kami mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak melakukan hal-hal yang justru melanggar hukum. Sebaiknya terus lakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik," tegasnya.


Sementara itu, melalui Ibra, pihak pemuda menyampaikan keberatan apabila polemik tersebut justru diarahkan menjadi kesalahan kelompok pemuda.


Ibra menegaskan bahwa menurut pandangannya, persoalan tersebut merupakan tanggung jawab pihak YD dan bukan kesalahan pemuda. Ia berharap masyarakat tidak membangun opini yang menyudutkan pemuda sebagai pihak yang menyebabkan persoalan tersebut.


"Kami berharap jangan sampai persoalan ini justru dibebankan kepada pihak pemuda. Jangan ada lagi penilaian bahwa pemuda yang bersalah atau menjadi penyebab persoalan ini. Kami justru merasa menjadi korban atas tingkah laku YD. Karena itu, kami meminta semua pihak melihat persoalan ini secara objektif dan tidak membangun opini yang menyudutkan pemuda," demikian penyampaian Ibra.


Menurutnya, pemuda berharap persoalan tersebut segera diselesaikan, termasuk kejelasan mengenai pengembalian uang yang menjadi hak mereka. 


Di sisi lain, Camat Sempu Munjito menyatakan akan terus memantau perkembangan sikap dan tanggung jawab YD bersama pihak keluarga  terhadap seluruh pihak yang merasa dirugikan.


Pemantauan tersebut diperlukan agar kesanggupan pengembalian uang yang telah disampaikan dalam proses pendekatan persuasif tidak berhenti sebatas pernyataan, tetapi benar-benar direalisasikan sesuai kesepakatan.


Perhatian pemerintah kecamatan diharapkan dapat mendorong penyelesaian persoalan secara terbuka, sehingga tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.


Polemik ini sebelumnya mencuat setelah pembatalan penampilan BIG W AUDIO disertai beredarnya poster di media sosial yang menyebutkan adanya dugaan persoalan pelunasan pembayaran jasa sound system.


Dalam poster tersebut disebutkan bahwa perangkat sound system telah dibongkar sebelum acara dimulai karena penyedia jasa disebut belum menerima pelunasan sesuai kesepakatan. Poster itu juga mencantumkan estimasi kerugian yang diklaim mencapai puluhan juta rupiah.


Perkembangan persoalan hingga adanya kedatangan sejumlah peserta ke rumah YD pada Minggu (1/11/2026) malam sempat menjadi perhatian masyarakat. Aparat Polsek Sempu kemudian melakukan penjagaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gesekan.


Kini, kesanggupan pengembalian uang dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan menjadi hal yang dinantikan pihak pemuda dan pihak-pihak yang merasa dirugikan.


Publik tentu berharap komitmen tersebut dapat direalisasikan. Sebab, penyelesaian persoalan tidak cukup hanya melalui pendekatan persuasif, tetapi juga membutuhkan tanggung jawab nyata dari pihak-pihak yang telah menyatakan kesanggupan.(Atmaja)

Komentar

Tampilkan

  • Polemik BIG W AUDIO Karnaval Sempu, Kapolsek Sebut YD Sanggupi Pengembalian Uang Pemuda dalam Dua Bulan
  • 0

Terkini

Music