Banyuwangi, KOMPASGRUPS.COM, 26 November 2025 – Kasus penemuan mayat perempuan tanpa identitas di Bendungan Sungai Kalibaru, Tegalsari, Banyuwangi, terus bergulir. Pihak kepolisian kini fokus pada upaya identifikasi korban yang diperkirakan berusia antara 25 hingga 35 tahun.
Kapolsek Tegalsari, AKP Lita Kurniawan, S.Sos, M.H., menyatakan bahwa pihaknya telah menyebar informasi mengenai ciri-ciri fisik korban ke berbagai pihak, termasuk media massa dan jaringan komunitas di Banyuwangi. "Kami berharap dengan penyebaran informasi ini, ada masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban dan dapat memberikan informasi yang membantu," ujarnya.
Ciri-ciri fisik Mrs. X antara lain tinggi badan sekitar 155 cm, rambut hitam panjang, dan terdapat tahi lalat di bagian pipi kiri. Selain itu, polisi juga mencatat adanya bekas luka kecil di pergelangan tangan kanan korban.
"Kami juga telah mengambil sampel DNA korban untuk dicocokkan dengan data orang hilang yang ada. Proses ini membutuhkan waktu, namun kami berharap segera mendapatkan hasil yang akurat," tambah PS Kanit Reskrim AIPDA Sandra R.M.
Sementara itu, Munawir, salah seorang saksi yang pertama kali menemukan mayat, mengungkapkan bahwa lokasi penemuan memang dikenal rawan karena arus sungai yang deras. "Bendungan ini sering digunakan warga untuk beraktivitas, tapi memang arusnya cukup kuat, terutama saat musim hujan seperti sekarang," katanya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas korban atau mengetahui adanya orang hilang dengan ciri-ciri serupa, untuk segera menghubungi Polsek Tegalsari atau call center kepolisian terdekat. Setiap informasi yang diberikan akan sangat berharga dalam mengungkap identitas Mrs. X dan penyebab kematiannya.
"Kami sangat membutuhkan bantuan dari masyarakat. Sekecil apapun informasi yang diberikan, bisa menjadi petunjuk penting bagi kami," pungkas AKP Lita Kurniawan.
Penyelidikan terus berlanjut, dan pihak kepolisian berjanji akan terus memberikan perkembangan terbaru kepada publik. (Red)


