-->

Food

Iklan

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Eks Aspol Ploso, Polisi Masih Selidiki Identitas

Rabu, Februari 25, 2026, 10:36:00 PM WIB Last Updated 2026-02-25T15:36:31Z

Jombang,Kompasgrups.com-Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, digemparkan dengan penemuan dua jenazah perempuan yang diduga merupakan ibu dan anak dalam kondisi terbakar di lahan bekas asrama polisi (Aspol) Polsek Ploso, Jalan Brantas, Dusun Rejoagung Timur, Rabu (25/2/2026) siang.


Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka bakar dan lecet di sekujur tubuh. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian.


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 13.30 WIB oleh seorang warga setempat bernama Priyat (45). Saat itu, ia hendak mencari bibit pisang di area lahan eks Aspol. Setibanya di lokasi, Priyat menemukan sesosok perempuan dewasa dalam kondisi tidak bernyawa.

Merasa terkejut, ia segera melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RW setempat, Ngadi. Bersama Aliyanto dan Eko Sudarminto, mereka kembali ke lokasi untuk memastikan kondisi di tempat kejadian.Sesampainya di TKP, para saksi mendapati dua jenazah, yakni seorang perempuan dewasa dan seorang anak perempuan, dalam kondisi telanjang, melepuh, dan diduga kuat mengalami luka bakar. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.


Berdasarkan pemeriksaan awal, korban berjumlah dua orang, yakni:Seorang perempuan dewasa (Mrs. X) berusia sekitar 35 tahun, mengalami luka bakar sekitar 30 persen serta luka lecet di seluruh tubuh.Seorang anak perempuan berusia sekitar 6 tahun, mengalami luka bakar sekitar 35 persen dan luka lecet di sekujur tubuh.

Hingga berita ini diturunkan, identitas kedua korban belum dapat dipastikan. Kondisi sidik jari yang rusak akibat luka bakar menyulitkan proses identifikasi.Sejumlah saksi yang pertama kali mengetahui kejadian, antara lain Priyat, Ngadi, Aliyanto, dan Eko Sudarminto, telah dimintai keterangan oleh petugas guna kepentingan penyelidikan.


Dalam olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:Sepeda motor Yamaha Vega ZR warna hitam nopol AG 5053 WO atas nama Minto, warga Nganjuk.Sandal jepit warna hijau.BH dan pakaian dewasa terbakar.Botol plastik terbakar.Botol cairan pembersih lantai.Botol berisi bahan bakar pertalite.Sandal anak warna pink.Kaos anak terbakar.Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


Setelah menerima laporan, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian.Penanganan kasus ini melibatkan Kapolsek Ploso Achmad Chairuddin, tim Reskrim dan Inafis, personel Pamapta dan SPKT, tim kesehatan, serta petugas dari BPBD Kabupaten Jombang.


Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Kasat Reskrim Polres Jombang, Dimas Robin Alexander, menyampaikan bahwa proses identifikasi masih terus dilakukan.“Sidik jari korban mengalami kerusakan akibat luka bakar, sehingga menyulitkan proses identifikasi. Saat ini kami masih mengupayakan berbagai metode, termasuk melalui DNA, pakaian korban, dan data pendukung lainnya,” ujarnya.


AKP Dimas juga mengungkapkan bahwa di sekitar lokasi ditemukan sepeda motor yang diduga berkaitan dengan korban. Dari penelusuran sementara, polisi telah menemukan seorang pria yang diduga sebagai suami korban.“Dua hari sebelum kejadian, yang bersangkutan sempat melaporkan istrinya dan anaknya hilang. Dugaan sementara, korban berasal dari wilayah Nganjuk, namun secara ilmiah belum dapat dipastikan,” jelasnya.


Untuk mengungkap kasus ini, kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah lanjutan, di antaranya:Melakukan olah TKP secara menyeluruh.Membuat laporan polisi resmi

Memeriksa pelapor dan saksi-saksi

Melakukan penyelidikan mendalam terkait motif dan penyebab kematian.Melaksanakan otopsi setelah dokter forensik tersedia.Selain itu, polisi juga akan mencocokkan barang-barang milik korban, termasuk kendaraan dan pakaian, dengan keterangan pihak keluarga untuk memastikan identitas.


Hingga saat ini, proses otopsi masih menunggu kehadiran dokter forensik. Polisi memastikan hasil pemeriksaan medis dan laboratorium akan diumumkan kepada publik setelah seluruh proses selesai.“Penyelidikan masih berjalan. Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian maupun dugaan tindak pidana sebelum hasil otopsi keluar,” pungkas AKP Dimas.


Kasus penemuan ibu dan anak yang meninggal dunia dalam kondisi terbakar ini menjadi perhatian serius masyarakat.Kepolisian mengimbau warga yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor demi membantu proses pengungkapan kasus.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Eks Aspol Ploso, Polisi Masih Selidiki Identitas
  • 0

Terkini

Music