-->

Food

Iklan

Dampingi Menteri Haji Resmikan TK-SD AIM dan AIBIS, Bupati Warsubi Apresiasi Inovasi Pendidikan Al-Aqobah

Sabtu, Januari 24, 2026, 6:52:00 PM WIB Last Updated 2026-01-24T11:52:53Z

Jombang,Kompasgrups.com-Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., mendampingi Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), dalam peresmian TK-SD Aqobah Islamic Montessori (AIM) dan Aqobah Institute of Business and Islamic Studies (AIBIS) yang berlokasi di Jalan Bakalan, Dusun Ngasem, Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Sabtu (24/01/2026) pagi. Peresmian dua lembaga pendidikan baru di bawah naungan Pondok Pesantren Al-Aqobah tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis karakter, kemandirian, dan wawasan global.


Kegiatan peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, para asisten, kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta Pengasuh Utama Ponpes Al-Aqobah, KH. Ahmad Junaidi Hidayat.


Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Ponpes Al-Aqobah atas konsistensi dan inovasi yang terus dikembangkan dalam menjawab tantangan zaman melalui dunia pendidikan. Menurutnya, kehadiran Aqobah Islamic Montessori (AIM) pada jenjang TK dan SD merupakan terobosan penting, mengingat metode Montessori masih tergolong langka diterapkan di Kabupaten Jombang.

“Pendekatan Montessori sendiri masih belum banyak diterapkan di Kabupaten Jombang. Kehadiran AIM ini diharapkan dapat menjadi model dan inspirasi dalam pengembangan pendidikan yang ramah anak, berorientasi pada penggalian potensi, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai keislaman,” ujar Bupati Warsubi.


Ia menambahkan, perpaduan antara kurikulum berstandar internasional dengan kultur pesantren merupakan formula yang tepat dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berkarakter kuat.


Sementara terkait peresmian Aqobah Institute of Business and Islamic Studies (AIBIS), Bupati yang akrab disapa Abah Warsubi tersebut menaruh harapan besar agar lembaga pendidikan tinggi ini mampu mencetak lulusan yang memiliki kedalaman keilmuan Islam sekaligus kecakapan di bidang bisnis dan kewirausahaan.

“Saya berharap AIBIS dapat melahirkan akademisi dan lulusan yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur yang kuat. Dengan bekal tersebut, para lulusan siap berkontribusi sebagai pemimpin, wirausahawan, dan agen perubahan, baik di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.


Lebih lanjut, Abah Warsubi menilai kehadiran lembaga-lembaga pendidikan berkualitas seperti AIM dan AIBIS akan mendorong terciptanya iklim kompetisi pendidikan yang sehat di Kabupaten Jombang. Hal tersebut sejalan dengan upaya daerah dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul guna menyongsong Indonesia Emas 2045.


Pada kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah RI, Gus Irfan, menjelaskan bahwa prinsip Montessori sejatinya memiliki keselarasan dengan nilai-nilai yang telah lama hidup dalam tradisi pesantren, terutama dalam membangun kemandirian santri sejak dini.


“Di pesantren, seperti di Tebuireng misalnya, santri sudah diajarkan untuk masak dan mencuci sendiri. Nilai kemandirian inilah yang juga menjadi ruh dalam metode Montessori. Kami berharap pendekatan ini dapat melahirkan santri yang lebih mandiri dan berkarakter kuat,” ungkap Gus Irfan.


Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Aqobah, KH. Ahmad Junaidi Hidayat, menegaskan bahwa pendidikan yang dikembangkan di AIM dan AIBIS menitikberatkan pada aspek keteladanan sebagai fondasi utama pembentukan karakter peserta didik.


“Karakter itu bukan semata-mata persoalan keilmuan dan kecerdasan, tetapi lebih kepada keteladanan. Anak-anak akan belajar dari apa yang mereka lihat dan rasakan setiap hari,” jelasnya.


KH. Ahmad Junaidi Hidayat juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini sebagai bekal utama dalam menghadapi kehidupan di masa depan. Menurutnya, Ponpes Al-Aqobah berkomitmen membangun sistem pendidikan yang selaras dengan regulasi pemerintah, namun tetap menanamkan nilai-nilai karakter dan keislaman yang kuat.


“Kami berusaha menghadirkan pendidikan yang sesuai dengan regulasi pemerintah, sekaligus menanamkan fondasi karakter yang kokoh bagi masa depan anak-anak dan generasi muda,” pungkasnya.


Dengan diresmikannya TK-SD AIM dan AIBIS, Ponpes Al-Aqobah diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan terpadu yang mampu melahirkan generasi berilmu, berakhlak, mandiri, dan siap bersaing di era global.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Dampingi Menteri Haji Resmikan TK-SD AIM dan AIBIS, Bupati Warsubi Apresiasi Inovasi Pendidikan Al-Aqobah
  • 0

Terkini

Music