-->

Food

Iklan

Kecelakaan Maut di Sumobito, Satu Pengendara Tewas di Tempat

Minggu, Februari 15, 2026, 9:44:00 PM WIB Last Updated 2026-02-15T14:44:54Z

Jombang,Kompasgrups.com-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jombang. Insiden adu banteng antara dua sepeda motor Honda Beat mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), Minggu (15/2/2026) siang.Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, sekitar pukul 14.55 WIB.


Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi S-5283-NCA yang dikendarai Moh Yogi Setiawan melaju dari arah utara menuju selatan. Saat tiba di TKP, kendaraan tersebut diduga terlalu mengambil jalur ke kanan.


Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S-5458-SD yang dikendarai Maria Ulfa. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari hingga menyebabkan kedua kendaraan bertabrakan keras di badan jalan.Benturan tersebut mengakibatkan para pengendara dan penumpang terpental ke jalan, sementara kedua sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.Korban meninggal dunia di TKP adalah Maria Ulfa (41), warga Desa Karanggan, Kecamatan Karanggan, Kota Mojokerto, yang mengendarai sepeda motor Honda Beat S-5458-SD.


Sementara itu, tiga korban luka-luka berasal dari kendaraan Honda Beat S-5283-NCA, yakni:Moh Yogi Setiawan (22), pengendara, warga Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.Bagus Aliudin (23), penumpang Susilo Yudis Aliardana (22), penumpang.Ketiganya mengalami luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Sumobito untuk mendapatkan perawatan medis.

Dua orang saksi mata di lokasi kejadian, yakni Ahmad Saifudin (36) dan Usman Ali (48), warga Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, menyampaikan bahwa tabrakan terjadi secara tiba-tiba.


“Kendaraan dari arah utara terlihat agak ke tengah jalan. Tidak lama kemudian langsung bertabrakan dengan motor dari arah selatan,” ujar salah satu saksi kepada petugas.


Petugas dari Polsek Sumobito segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Polisi langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kejadian tersebut.


Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.


“Berdasarkan hasil sementara, kecelakaan diduga terjadi karena salah satu pengendara terlalu mengambil jalur kanan. Namun, kami masih mendalami keterangan saksi dan kondisi di lapangan,” jelasnya.


Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1.000.000. Selain itu, kejadian ini juga menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban meninggal dunia.


Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat selama proses evakuasi korban dan kendaraan, namun kembali normal setelah petugas selesai melakukan penanganan.


Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan selalu mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat melintas di jalan raya dengan kondisi ramai.


“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga jarak, fokus saat berkendara, dan tidak mengambil jalur lawan arah demi keselamatan bersama,” pungkas Kapolsek.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam berlalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan yang merenggut korban jiwa.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Kecelakaan Maut di Sumobito, Satu Pengendara Tewas di Tempat
  • 0

Terkini

Music