Jombang,KOMPASGRUPS.COM-Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan plastik dan styrofoam di wilayah Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Kamis (26/3/2026) petang. Peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp3 juta, meski tidak menimbulkan korban jiwa.Peristiwa kebakaran tersebut dibenarkan oleh jajaran Polsek Jogoroto melalui laporan resmi yang disampaikan kepada Polres Jombang.
Berdasarkan laporan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di sebuah gudang yang berada di samping ruko milik korban di Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto. Gudang tersebut diketahui digunakan untuk menyimpan bahan plastik dan styrofoam, dengan konstruksi bangunan berbahan galvalum.
Kapolsek Jogoroto, AKP M. Djulan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.00 WIB terkait adanya kebakaran tersebut.Dari hasil keterangan yang dihimpun, kebakaran diduga bermula saat pemilik gudang, H. Kabib (68), warga Dusun Sumbersuko, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, membakar sampah di samping rukonya sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu kondisi cuaca sedang gerimis dan api belum sepenuhnya padam ketika korban meninggalkan lokasi.
“Korban kemudian pulang ke rumahnya. Selang beberapa waktu, sekitar pukul 18.00 WIB, korban mendapat informasi dari seseorang bahwa gudang miliknya terbakar,” terang AKP Djulan.Saat korban tiba di lokasi, api sudah membesar dan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Jombang tengah melakukan upaya pemadaman.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, seluruh isi gudang berupa plastik dan styrofoam dilaporkan terbakar. Korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp3.000.000.
Petugas dari Polsek Jogoroto bersama unit reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan, serta mengamankan barang bukti berupa sisa material plastik yang terbakar.
Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran Kabupaten Jombang yang telah berhasil memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada api pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran sampah, terlebih saat kondisi cuaca tidak mendukung seperti angin kencang atau gerimis yang dapat memicu api sulit dikendalikan.
Langkah cepat aparat kepolisian dan petugas damkar dalam menangani kejadian ini mendapat apresiasi dari warga sekitar karena berhasil mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain.
Polsek Jogoroto menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta respons cepat terhadap setiap laporan kejadian di wilayah hukumnya.(Zafin)
