Jombang,Kompasgrups.com-Sebuah mobil jenis Toyota Innova milik warga Mojokerto dilaporkan terbakar di Jalan Raya Veteran, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik pada bagian mesin kendaraan.
Korban dalam kejadian ini adalah Sudarman (60), seorang perangkat desa (carik) asal Dusun Briti, Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri saat api mulai muncul.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula saat Sudarman mengemudikan mobil Toyota Innova dari arah Jombang menuju Mojosari, Mojokerto. Setibanya di lokasi kejadian sekitar pukul 21.00 WIB, ia menepikan kendaraannya di pinggir jalan.
Tujuan korban berhenti adalah untuk membersihkan kaca depan mobil yang kotor. Namun, secara tiba-tiba muncul asap tebal disertai kobaran api dari bagian kap depan kendaraan.
Melihat kondisi tersebut, korban yang panik langsung keluar dari mobil bersama seluruh penumpang untuk menyelamatkan diri. Dalam waktu singkat, api membesar dan melalap sebagian besar badan kendaraan.
Setelah menerima laporan warga, anggota Polsek Mojoagung bersama satu unit pemadam kebakaran dari Mojoagung segera menuju lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama.Sekitar pukul 21.50 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah dilakukan penanganan intensif selama kurang lebih 50 menit.
Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, S.H, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akibat korsleting listrik pada mesin kendaraan.
Akibat kejadian ini, mobil mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp300 juta.Pihak korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan berencana membawa kendaraan ke bengkel untuk dilakukan perbaikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengendara, untuk rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan, terutama pada sistem kelistrikan dan mesin, guna mencegah kejadian serupa.Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran kendaraan dapat terjadi kapan saja, terutama jika terdapat gangguan teknis yang tidak terdeteksi sejak dini.(Zafin)


