Banyuwangi,Kompasgrups.com– Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan peredaran beras yang disebut-sebut menyerupai bahan plastik dan beredar di sejumlah wilayah di Banyuwangi. Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa beras tersebut diduga telah dikonsumsi oleh warga dan mengakibatkan gangguan kesehatan.
Munculnya dugaan peredaran beras yang tidak memenuhi standar keamanan pangan ini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Oleh karena itu, dinilai penting bagi instansi terkait, khususnya Dinas Perdagangan bersama pihak pengawas pangan dan aparat penegak hukum, untuk segera melakukan operasi pasar guna menertibkan oknum pedagang yang diduga memperjualbelikan produk tersebut.
Langkah pengawasan dan pemeriksaan terhadap peredaran beras di pasaran dianggap mendesak untuk memastikan keamanan pangan masyarakat serta mencegah meluasnya dampak yang dapat merugikan konsumen.
Berdasarkan informasi yang diterima, sedikitnya dua orang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi beras yang diduga menyerupai bahan plastik tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kondisi kesehatan korban masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan laboratorium dan investigasi dari instansi berwenang.
Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Umum LBH Gajah Mada, Danny Hendro Saputro, mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan peredaran beras yang diduga membahayakan masyarakat.
Menurut Danny, keselamatan konsumen harus menjadi prioritas utama. Ia meminta pemerintah daerah, dinas terkait, serta aparat penegak hukum untuk bergerak cepat melakukan pengecekan, penarikan produk yang mencurigakan, dan penindakan terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan.
“Pemerintah harus segera melakukan upaya penghentian peredaran beras yang diduga menyerupai bahan plastik tersebut. Jangan sampai korban terus berjatuhan akibat lemahnya pengawasan di lapangan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas Danny Hendro Saputro.
Ia juga meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membeli beras dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan produk yang mencurigakan atau diduga tidak layak konsumsi.
Selain operasi pasar, Danny mendorong adanya pengujian laboratorium terhadap sampel beras yang beredar guna memastikan kandungan serta tingkat keamanannya. Hasil pemeriksaan tersebut dinilai penting sebagai dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah hukum maupun kebijakan perlindungan konsumen.
Dengan adanya laporan dugaan peredaran beras yang menyerupai bahan plastik ini, masyarakat berharap pemerintah dapat segera melakukan tindakan konkret dan transparan agar keamanan pangan tetap terjaga serta kepercayaan publik terhadap produk yang beredar di pasaran tidak terganggu.( Tim )
