Jombang,Kompasgrups.com-Warga Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang digegerkan dengan penemuan jasad seorang pemuda yang mengapung di aliran irigasi sawah wilayah Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Minggu (10/5/2026) malam. Korban diketahui bernama Andhika Putra Bagus Arziansyah (19), seorang pelajar/mahasiswa asal Dusun Beweh RT 07 RW 04 Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.
Korban ditemukan sekitar pukul 21.30 WIB di aliran irigasi yang berada di wilayah perbatasan Sungai Beweh, Megaluh dan Plosowedi, Jombang.Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan celana jeans warna gelap dan kaos. Penemuan jasad korban sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadian bermula pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 02.45 WIB. Saat itu, saksi Moh Mas’ud, S.Pd.I selaku Kepala Dusun Plosokendal, Desa Plosogeneng, mendapat laporan warga mengenai adanya sepeda motor yang masih menyala di aliran irigasi sawah Dusun Plosokendal, Kecamatan Megaluh.
Setelah mendapat laporan tersebut, Moh Mas’ud bersama warga langsung menuju lokasi dan mengamankan sepeda motor Honda Beat warna hitam bernopol S-5909-OCG dari dalam saluran irigasi. Setelah dilakukan penelusuran, kendaraan tersebut diketahui milik istri korban yang sebelumnya dipakai oleh Andhika.
Temuan itu kemudian diberitahukan kepada Mochamad Nasikin, yang merupakan kerabat korban. Saksi meyakini bahwa pengendara motor tersebut adalah keponakannya, Andhika Putra Bagus Arziansyah, yang diduga mengalami kecelakaan lalu lintas dan terjatuh ke aliran irigasi.
Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi ditemukannya sepeda motor, namun korban belum berhasil ditemukan. Pencarian terus dilakukan hingga keesokan harinya dengan menyusuri sepanjang aliran irigasi sawah.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 WIB. Mochamad Nasikin menemukan jasad korban mengapung di aliran irigasi sawah Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh.Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Megaluh untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Petugas kepolisian bersama tim terkait segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi korban.
Dalam penanganan kasus ini, polisi telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya menerima laporan masyarakat, mendatangi lokasi kejadian, membuat laporan polisi, memintakan Visum et Repertum ke RSUD Kabupaten Jombang, memeriksa para saksi, serta melaporkan kejadian kepada pimpinan.
Sejumlah personel yang turun langsung ke lokasi antara lain Wakapolres Jombang, Kasat Reskrim Polres Jombang, Kapolsek Kota dan Kapolsek Megaluh, Kanit Reskrim Kota dan Megaluh beserta anggota, KSPKT Polsek Kota dan Megaluh, personel Samapta Polres Jombang, Tim Inafis Polres Jombang, Unit Laka Lantas Polres Jombang, serta anggota Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo.Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.(Zafin)

