Jombang,Kompasgrups.com-Suasana haru dan penuh kekhidmatan mewarnai kegiatan Muwadda’ah Akhirussanah siswa-siswi RA, MI, MTs dan SMA Miftahul Ulum Dero, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Rabu (20/5/2026). Kegiatan penutup Tahun Pelajaran 2025/2026 tersebut dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan dihadiri jajaran yayasan, dewan guru, wali murid, serta seluruh siswa.
Acara akhirussanah ini menjadi momentum pelepasan atau purna siswa dari seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Miftahul Ulum Dero Kesamben Jombang. Sejak pagi hari, para wali murid tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan prosesi pelepasan putra-putri mereka dengan penuh rasa bangga dan haru.
Photo :Ketua Yayasan Miftahul Ulum, M. Muhib, M.Pd.I.Ketua Yayasan Miftahul Ulum, M. Muhib, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dan dewan guru yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut sejak beberapa hari sebelumnya hingga acara berlangsung lancar dan tertib.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada lembaga pendidikan di bawah Yayasan Miftahul Ulum Dero. Menurutnya, dukungan dan kerja sama antara sekolah dan orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk karakter peserta didik.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, dewan guru, dan bapak ibu wali murid yang selalu mendukung kegiatan pendidikan di yayasan ini. Semoga kebersamaan dan perjuangan kita menjadi amal baik,” ujar M. Muhib di hadapan para tamu undangan.
Dalam sambutannya, M. Muhib juga mengutip hadits Rasulullah SAW riwayat Imam Muslim yang menjelaskan bahwa amal manusia akan terputus ketika meninggal dunia kecuali tiga perkara, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan agama dan pembentukan akhlak menjadi bagian penting dalam proses belajar mengajar di yayasan tersebut. Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada para siswa agar selalu istiqomah dalam menjalankan ibadah karena istiqomah diyakini akan membawa keberkahan dalam kehidupan.
Sementara itu, sambutan kedua disampaikan Pembina Yayasan, Drs. Masduqi Zakaria, M.Si. Menariknya, ia memilih memberikan sambutan dari bawah panggung agar dapat lebih dekat dengan siswa maupun wali murid. Sikap tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari para hadirin karena mencerminkan kedekatan emosional dengan keluarga besar sekolah.
Dalam penyampaiannya, Masduqi Zakaria menjelaskan bahwa tujuan utama pendidikan di Yayasan Miftahul Ulum Dero adalah menciptakan generasi yang saleh dan salehah serta mampu menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Ia juga menekankan pentingnya doa orang tua dalam perjalanan hidup seorang anak.
Pada kesempatan itu, Mauidhoh Hasanah disampaikan oleh H. M. Izzul Kafie, S.Pd. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya dilihat dari hasil akhir, namun juga proses perjuangan dan tirakat orang tua. Ia juga menyampaikan kisah teladan Nabi Ibrahim, Siti Sarah, dan Nabi Ishak serta mengingatkan bahwa anak merupakan rahasia Allah yang harus dijaga, dididik, dan diarahkan ke jalan yang baik. Acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh nuansa religius hingga akhir kegiatan.(Zafin)


