BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) bersama masyarakat akan menggelar kegiatan “IWB Bersama Masyarakat Bersholawat untuk Banyuwangi Bersih Korupsi” pada Jumat (19/6/2026) pukul 19.30 WIB di Lapangan Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.
Kegiatan yang menghadirkan Tim Sholawat Mahabbatun Nabi tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mengajak masyarakat menanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang refleksi bersama bahwa upaya mewujudkan Banyuwangi yang bersih dari praktik korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran moral seluruh elemen masyarakat.
Melalui lantunan sholawat dan doa bersama, masyarakat diajak memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai pondasi membangun budaya antikorupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga kehidupan bermasyarakat.
Ketua IWB mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar moral dan sosial untuk mengingatkan pentingnya membangun daerah dengan mengedepankan kejujuran serta amanah dalam setiap aspek kehidupan.
"Sholawat bukan hanya sarana meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai akhlak yang beliau ajarkan. Korupsi merupakan perilaku yang merusak kepercayaan publik dan menghambat kemajuan daerah. Karena itu, melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi untuk bersama-sama meneguhkan komitmen moral demi terwujudnya Banyuwangi yang bersih, adil, dan berintegritas," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa gerakan antikorupsi harus dibangun dari kesadaran kolektif masyarakat dan tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum semata.
"Pemberantasan korupsi harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, hingga penyelenggaraan pemerintahan. Kami ingin kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya bisa terwujud apabila dijalankan dengan kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab," tambahnya.
Sementara itu, Humas IWB menegaskan bahwa kegiatan bersholawat tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat Banyuwangi.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi majelis sholawat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperluas tali silaturahmi dan menambah saudara. Ketika masyarakat berkumpul dalam suasana yang penuh keberkahan, akan tumbuh rasa persatuan, kepedulian, dan kebersamaan yang semakin kuat," katanya.
Menurutnya, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi spiritual, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat.
"Kami ingin acara ini memberikan manfaat yang nyata. Selain meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk saling mengenal, mempererat hubungan sosial, dan membangun semangat gotong royong. Semoga dari kegiatan ini lahir kebersamaan yang semakin kokoh untuk mendukung Banyuwangi yang lebih maju, harmonis, dan bersih dari korupsi," imbuhnya.
Kegiatan bersholawat tersebut terbuka untuk umum dan diharapkan dihadiri berbagai elemen masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga Banyuwangi yang religius, harmonis, serta berkomitmen mewujudkan tata kehidupan yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi.(Tim)
