-->

Food

Iklan

Polsek Gudo Hadirkan Pendekatan Humanis Lewat Program “WANI NGOPI” dan “Kopi Keliling Pak Babin”

Jumat, Juni 05, 2026, 9:35:00 PM WIB Last Updated 2026-06-05T14:35:14Z

Jombang,Kompasgrups.com-Upaya mendekatkan diri kepada masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Gudo Polres Jombang melalui berbagai inovasi pelayanan humanis. Di bawah kepemimpinan Kapolsek Gudo AKP Rido Bargowo, S.H., dua program kreatif anggota Polsek Gudo kini menjadi perhatian dalam ajang PNPP Teladan, yakni program “WANI NGOPI” dan “Kopi Keliling Pak Babin”.


Kedua inovasi tersebut lahir sebagai bentuk implementasi program inovasi SDM Polda Jawa Timur dan program “Polisi Baik” Polres Jombang yang mengedepankan pendekatan persuasif, komunikasi hangat, serta kepedulian terhadap kondisi sosial dan mental masyarakat.


Program pertama bertajuk “WANI NGOPI” merupakan singkatan dari Wadah Nggolek Inspirasi lan Ngobrol Psikologi. Inovasi ini digagas oleh Kanit Binmas Polsek Gudo, Aipda Imam Subakti, S.Psi., M.Psi., sebagai ruang santai bagi masyarakat untuk berbagi cerita, berdiskusi, hingga konsultasi psikologi secara terbuka dan nyaman.

Untuk mendukung suasana yang akrab dan tidak kaku, Aipda Imam membangun sebuah rumah bambu bernuansa tempo dulu khas era 90-an. Tempat tersebut sengaja dirancang agar masyarakat merasa lebih dekat dan bebas menyampaikan berbagai persoalan kehidupan maupun situasi Kamtibmas yang terjadi di lingkungan sekitar.


Menurut Aipda Imam, perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin tidak terbendung saat ini membawa pengaruh besar terhadap pola komunikasi masyarakat, terutama kalangan anak muda. Banyak remaja dinilai lebih sibuk bermain telepon genggam dibandingkan berinteraksi langsung dengan keluarga atau lingkungan sosialnya.“Dari situ muncul gagasan membuat tempat sederhana untuk ngobrol santai sambil ngopi. Harapannya masyarakat memiliki ruang aman untuk curhat, berdiskusi, dan mencari solusi bersama,” ujarnya.


Ia menambahkan, konsep “WANI NGOPI” juga terinspirasi dari banyaknya warga desa binaan yang merasa nyaman ketika diajak berbincang mengenai suasana kehidupan masa lalu yang lebih hangat dan penuh kebersamaan.Filosofi “wani” dalam bahasa Jawa berarti berani, yakni berani terbuka terhadap persoalan yang dihadapi, sedangkan “ngopi” menjadi simbol komunikasi santai tanpa sekat antara polisi dan masyarakat.Dengan metode tersebut, pembinaan maupun penyampaian pesan-pesan Kamtibmas menjadi lebih mudah diterima warga.

Program ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tidak sedikit warga, khususnya para remaja, datang ke rumah bambu tersebut pada malam hari hanya untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga meminta motivasi terkait persoalan pribadi maupun lingkungan sosial.Sementara itu, inovasi kedua bernama “Kopi Keliling Pak Babin” diprakarsai oleh Bhabinkamtibmas Polsek Gudo, Aipda Achmad Syaifudin. Program tersebut dilakukan dengan membawa rombong kopi lengkap ke desa-desa binaan untuk mengajak masyarakat ngopi bersama sambil berdialog santai.


Melalui kegiatan itu, polisi dapat lebih dekat dengan warga serta lebih mudah menyerap berbagai aspirasi, keluhan, maupun informasi terkait situasi keamanan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga merasa lebih nyaman untuk menyampaikan persoalan Kamtibmas secara langsung.Pendekatan humanis melalui ngopi gratis bersama warga dinilai efektif membangun hubungan emosional antara polisi dan masyarakat. Tidak hanya menjaga kondusifitas wilayah, program tersebut juga menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan mental masyarakat dengan menghadirkan ruang komunikasi yang aman dan penuh kekeluargaan.


Kapolsek Gudo AKP Rido Bargowo, S.H., mengapresiasi inovasi yang dilakukan anggotanya. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang mampu menjadi tempat mencari solusi berbagai persoalan sosial.Ia berharap program “WANI NGOPI” dan “Kopi Keliling Pak Babin” dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi anggota kepolisian lainnya dalam menciptakan pelayanan yang humanis, kreatif, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Dengan konsep sederhana namun penuh makna, Polsek Gudo membuktikan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat dilakukan melalui budaya ngobrol santai, kebersamaan, serta kepedulian terhadap kondisi psikologis warga.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Polsek Gudo Hadirkan Pendekatan Humanis Lewat Program “WANI NGOPI” dan “Kopi Keliling Pak Babin”
  • 0

Terkini

Music