Jombang,Kompasgrups.com-Sebuah mobil Isuzu Elf yang mengangkut rombongan warga Perguruan Silat IKSPI Sub Rayon Songowareng, Ranting Bluluk, Cabang Lamongan, diduga menjadi korban pelemparan oleh orang tidak dikenal (OTK) saat melintas di Jalan Raya Ploso–Kabuh, tepatnya di Dusun Kunden, Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan kaca depan mobil Isuzu Elf bernomor polisi S 7213 JA mengalami keretakan cukup parah dengan diameter sekitar 30 sentimeter. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 juta.
Kendaraan itu dikemudikan oleh Robbie Febriant Harteko, warga Dusun Jimus, Desa Pule, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. Saat kejadian, mobil membawa total 17 orang yang terdiri dari satu pengemudi dan 16 penumpang, yakni 10 laki-laki dan enam perempuan yang merupakan rombongan IKSPI Sub Rayon Songowareng, Ranting Bluluk, Cabang Lamongan.
Koordinator lapangan rombongan diketahui bernama Kurniawan Fahmani, warga Dusun Wareng, Desa Songowareng, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan. Rombongan tersebut diketahui melakukan perjalanan tanpa pengawalan kepolisian.
Berdasarkan keterangan pengemudi, ketika kendaraan melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Raya Ploso–Kabuh, tiba-tiba muncul seorang pengendara sepeda motor dari arah berlawanan. Pengendara yang identitasnya belum diketahui itu diduga melempar benda keras ke arah mobil hingga menghantam kaca depan.
Meski kaca depan mengalami kerusakan, pengemudi masih mampu mengendalikan kendaraan sehingga tidak terjadi kecelakaan. Seluruh penumpang dipastikan selamat dan tidak mengalami luka akibat kejadian tersebut.
Menindaklanjuti hal tersebut, Polsek Ploso berkoordinasi dengan Polsek Kabuh untuk memberikan pengamanan dan pengawalan kepada rombongan.Sekitar pukul 00.15 WIB, personel gabungan dari Polsek Ploso dan Polsek Kabuh mengawal rombongan hingga Pos Perhutani RPH Tingan di wilayah perbatasan Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang dengan Desa Tingan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
Korban memilih tidak membuat laporan polisi atas kejadian yang dialaminya. Kendati demikian, pihak kepolisian tetap memberikan pelayanan berupa pengawalan guna menjamin keamanan rombongan hingga memasuki wilayah perbatasan.
Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairuddin, S.Pd., M.H., mengatakan seluruh rangkaian pengawalan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada malam hari, serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan kamtibmas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Elf tersebut merupakan rombongan penggembira yang berangkat untuk mengikuti kegiatan pengesahan Angkatan 145 di Madiun. Rombongan tersebut diduga tidak berkoordinasi dengan Ranting IKSPI Kecamatan Bluluk, padahal sebelumnya telah ada imbauan agar rombongan IKSPI asal Lamongan yang menuju maupun kembali dari kegiatan di Madiun menggunakan jalur Exit Tol Mojokerto–Gedeg demi menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan.
Peristiwa ini masih dalam perhatian aparat kepolisian, sementara identitas pelaku pelemparan masih belum diketahui dan diharapkan masyarakat yang memiliki informasi dapat segera menyampaikannya kepada pihak berwenang untuk membantu proses penyelidikan.(Zafin)

