-->

Food

Bantuan Pangan Cair, 1.813 KPM di Tegalharjo Terima Beras 30 Kilogram, Pemdes Harap Diikuti Dukungan Infrastruktur

Rabu, Agustus 26, 2026, 12:29:00 PM WIB Last Updated 2026-08-26T05:29:25Z

 


BANYUWANGI,KOMPASGROUPS.COM– Sebanyak 1.813 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, menerima bantuan pangan berupa beras dari Pemerintah melalui Perum Bulog Cabang Banyuwangi. Penyaluran bantuan mulai dilakukan pada Rabu (26/8/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (27/8/2026).


Setiap KPM menerima beras sebanyak 30 kilogram yang merupakan alokasi bantuan pangan untuk periode Juli hingga September 2026. Dengan jumlah tersebut, bantuan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama tiga bulan ke depan.


Kepala Desa Tegalharjo, Andre Tri Waluyo, mengatakan pemerintah desa bersama perangkat desa dan para kepala dusun telah melakukan berbagai persiapan agar proses distribusi berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.


“Bantuan pangan ini merupakan program pemerintah yang sangat dinantikan masyarakat. Kami memastikan seluruh proses penyaluran berjalan sesuai data penerima yang telah ditetapkan. Pemerintah desa hanya bertugas memfasilitasi agar bantuan dapat diterima langsung oleh warga yang berhak,” ujar Andre.


Menurutnya, pembagian bantuan dalam dua sesi dilakukan untuk menghindari penumpukan antrean sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga, khususnya para lansia yang mendominasi penerima manfaat.


“Total ada 1.813 KPM yang menerima bantuan. Karena jumlahnya cukup besar, distribusi kami bagi menjadi dua hari agar pelayanan lebih efektif. Kami juga mengimbau warga untuk datang sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga proses pengambilan berjalan tertib,” katanya.


Andre menambahkan, bantuan pangan berupa beras masih menjadi salah satu bentuk bantuan yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, bantuan tersebut juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan keluarga.


“Harapan kami bantuan ini benar-benar dapat meringankan beban masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu. Dengan adanya bantuan beras untuk tiga bulan, setidaknya kebutuhan pokok warga dapat sedikit terbantu di tengah berbagai kebutuhan ekonomi lainnya,” tambahnya.


Lebih lanjut, Andre berharap perhatian pemerintah kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan pangan, tetapi juga melalui program pembangunan yang mampu meningkatkan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.


“Ke depan kami berharap perhatian pemerintah tidak hanya berhenti pada bantuan pangan saja, tetapi juga dapat berdampak pada peningkatan infrastruktur di desa. Pembangunan jalan, saluran irigasi, fasilitas umum, dan sarana penunjang lainnya sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga,” tegas Andre.


Sementara itu, Kepala Dusun Sidodadi, Angka, menyampaikan bahwa antusiasme warga dalam mengambil bantuan cukup tinggi. Menurutnya, sebagian besar penerima telah hadir sesuai jadwal yang ditentukan sehingga proses distribusi berlangsung lancar tanpa kendala berarti.


“Alhamdulillah masyarakat sangat kooperatif. Mereka datang sesuai waktu yang telah dijadwalkan sehingga tidak terjadi penumpukan. Kami dari tingkat dusun juga membantu memberikan informasi kepada warga agar proses penyaluran berjalan dengan baik,” ujarnya.


Angka menjelaskan bahwa bantuan beras tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya warga lanjut usia dan keluarga dengan penghasilan terbatas yang selama ini masih membutuhkan dukungan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.


“Kalau melihat langsung di lapangan, banyak warga yang merasa terbantu. Terutama para lansia dan keluarga kurang mampu. Bagi mereka, bantuan beras ini sangat berarti karena bisa mengurangi pengeluaran rumah tangga selama beberapa waktu ke depan,” katanya.


Salah satu penerima bantuan, Ahmad (82), warga Dusun Krajan, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menilai program tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.


“Beras sebanyak ini sangat membantu. Saya tidak perlu membeli beras untuk beberapa waktu,” ungkap Ahmad.


Ia berharap program bantuan pangan pemerintah dapat terus berlanjut dan tetap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.


“Bantuan seperti ini sangat berarti bagi saya. Berasnya bisa langsung dipakai untuk makan sehari-hari,” tuturnya.


Program bantuan pangan yang disalurkan melalui Bulog tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu keluarga penerima manfaat menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Pemerintah Desa Tegalharjo berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari perhatian pemerintah yang lebih luas, termasuk dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ATMAJA).

Komentar

Tampilkan

  • Bantuan Pangan Cair, 1.813 KPM di Tegalharjo Terima Beras 30 Kilogram, Pemdes Harap Diikuti Dukungan Infrastruktur
  • 0

Terkini

Music