-->

Food

Dugaan Pengeroyokan Saat Gerak Jalan Mojoagung Berakhir Damai Secara Kekeluargaan

Sabtu, Agustus 15, 2026, 10:21:00 AM WIB Last Updated 2026-08-15T03:21:12Z

Jombang,Kompasgrups.com—Dugaan pengeroyokan terjadi saat pelaksanaan acara Gerak Jalan Mojoagung di Dusun Pandean, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (14/8/2026) sore. Peristiwa tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Piket Reskrim Polsek Mojoagung setelah menerima laporan dari masyarakat.


Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Dugaan pengeroyokan tersebut melibatkan sejumlah pihak yang berada di sekitar lokasi kegiatan Gerak Jalan Mojoagung. Dalam kejadian itu, seorang warga berinisial AGM disebut menjadi korban pengeroyokan, sementara sebuah kaca jendela milik MF dilaporkan mengalami kerusakan atau pecah.


Menindaklanjuti informasi tersebut, sekitar pukul 17.00 WIB Piket Reskrim Polsek Mojoagung melakukan langkah penanganan dengan mengumpulkan keterangan serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Penanganan tersebut dilakukan di bawah koordinasi Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas, S.H., untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian yang memicu terjadinya keributan.


Panit Reskrim Polsek Mojoagung Ipda Nanang Muhlis, S.Sos., bersama Ipda Nur Wahyu Pradana, S.H., melakukan koordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas serta perangkat Desa Miagan. Koordinasi tersebut dilakukan agar pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa dapat dihadirkan ke Polsek Mojoagung untuk dilakukan klarifikasi dan penyelesaian permasalahan.


Berdasarkan penanganan awal, pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut antara lain MF, warga Dusun Pandean, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, yang merupakan pemilik kaca yang dilaporkan rusak atau pecah. Kemudian terdapat GS dan kawan-kawan yang disebut sebagai pihak yang melakukan pengeroyokan, serta AGM, warga Dusun Mancilan, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, yang disebut sebagai korban pengeroyokan.


Kronologi kejadian bermula ketika terdapat pihak ketiga yang mengendarai sepeda motor sambil menggeber-geber kendaraannya. Aksi tersebut diduga memancing emosi sejumlah peserta Gerak Jalan dan warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan.


Situasi kemudian memanas hingga terjadi pemukulan terhadap pihak ketiga tersebut. Karena merasa takut dan berupaya menyelamatkan diri, pihak ketiga tersebut kemudian memecahkan kaca jendela milik pihak pertama.


Pecahnya kaca tersebut selanjutnya diduga kembali memancing emosi pihak kedua dan rekan-rekannya. Situasi yang semakin memanas kemudian berujung pada dugaan pengeroyokan terhadap pihak ketiga di lokasi kejadian.


Untuk mencegah persoalan berkembang lebih jauh, pihak kepolisian kemudian mempertemukan pihak-pihak yang terlibat dengan melibatkan keluarga, perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya penyelesaian permasalahan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas, S.H. melalui jajaran Polsek Mojoagung juga mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan setelah seluruh pihak yang terlibat berhasil dipertemukan. Proses mediasi dilakukan dengan melibatkan keluarga masing-masing pihak serta unsur tiga pilar di tingkat desa.


Hingga Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB, proses penyelesaian dilakukan di ruang Unit Reskrim Polsek Mojoagung. Setelah dilakukan komunikasi dan mediasi, seluruh pihak yang terlibat bersama keluarga, perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.


Dalam kesepakatan tersebut, masing-masing pihak menyadari kesalahan yang telah dilakukan dan menyatakan tidak akan mengulangi perbuatan serupa. Para pihak juga sepakat tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke jalur hukum.


Sebagai bentuk kesepakatan, pihak-pihak yang terlibat kemudian membuat surat pernyataan perdamaian yang ditandatangani bersama dan dibubuhi materai. Dengan adanya kesepakatan tersebut, dugaan pengeroyokan yang terjadi di tengah rangkaian kegiatan Gerak Jalan Mojoagung itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.


Pihak kepolisian bersama unsur terkait diharapkan terus mengedepankan komunikasi dan menjaga kondusivitas masyarakat, terutama dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak warga. Masyarakat juga diimbau tidak mudah terpancing provokasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Dugaan Pengeroyokan Saat Gerak Jalan Mojoagung Berakhir Damai Secara Kekeluargaan
  • 0

Terkini

Music