Jombang,Kompasgrups.com-Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema melalui Gerak Jalan Ngoro Jombang (ROJO) Tahun 2026. Sebanyak 162 peserta mengikuti kegiatan yang digelar di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Sabtu (8/8/2026) siang. Para peserta diberangkatkan dari Pusdiklat Pramuka, Jalan Kandangan, Kecamatan Ngoro.
Peserta Gerak Jalan ROJO 2026 berasal dari berbagai kategori, yakni kehormatan sebanyak 22 regu, beregu putra 50 regu, beregu putri 16 regu, perorangan putra 60 peserta, serta perorangan putri 14 peserta. Keberagaman peserta menjadi daya tarik tersendiri, termasuk kehadiran peserta kategori perorangan yang merupakan lansia kelahiran 1955 dan tetap bersemangat mengikuti kegiatan hingga rute yang ditentukan.
Kegiatan tersebut semakin semarak dengan kehadiran Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi. Turut hadir Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid, S.Pd., M.Pd., bersama Ning Ema Erfina, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., bersama Ketua DWP Jombang Lilik Agus Purnomo, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji, S.Ag., serta jajaran kepala OPD Kabupaten Jombang.
Bupati Warsubi secara resmi memberangkatkan peserta Gerak Jalan ROJO 2026 dengan mengibarkan bendera start. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Gerak Jalan ROJO merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Jombang dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Gerak Jalan ROJO ini menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Jombang setiap peringatan Hari Kemerdekaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, mempererat kebersamaan, melatih kekompakan, dan menumbuhkan semangat kebangsaan,” ujar Bupati Warsubi.
Menurut Warsubi, semangat yang ditunjukkan peserta dalam kegiatan tersebut hendaknya mencerminkan nilai perjuangan para pendahulu bangsa. Sikap pantang menyerah, disiplin, kebersamaan, dan semangat berjuang bersama dinilai penting untuk diterapkan tidak hanya dalam perlombaan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh peserta menjadikan setiap langkah dalam Gerak Jalan ROJO sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia meminta peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan sportivitas, menghormati sesama peserta, serta mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
“Saya berpesan kepada seluruh peserta, ikuti lomba ini dengan penuh semangat, sportif, hormati sesama peserta, dan patuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Tunjukkan disiplin, kekompakan, dan daya juang terbaik dari regu masing-masing,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati Jombang menekankan pentingnya kerja sama untuk mencapai hasil terbaik. Setiap anggota regu harus saling mendukung, menjaga irama langkah, serta mempertahankan kekompakan hingga mencapai garis finis. “Tidak ada regu yang berhasil tanpa kerja sama. Karena itu, saling dukung, saling menguatkan, dan tunjukkan sportivitas serta kerja sama terbaik,” lanjutnya.
Selain kekompakan dan sportivitas, Warsubi mengingatkan seluruh peserta agar mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama mengikuti kegiatan. Mengingat rute gerak jalan menggunakan jalan raya, peserta diminta menjaga ketertiban, mengikuti arahan panitia dan petugas, serta memperhatikan kondisi masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Usai memberangkatkan peserta, Bupati Jombang Warsubi bersama para pejabat yang hadir turut berjalan menyusuri sebagian rute Gerak Jalan ROJO 2026. Bupati bersama Wakil Bupati Salmanuddin Yazid juga menyempatkan diri menyapa warga yang menyaksikan kegiatan tersebut.Gerak Jalan ROJO 2026 menjadi momentum kebersamaan sekaligus sarana menumbuhkan semangat nasionalisme, disiplin, gotong royong, sportivitas, dan kekompakan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Zafin)



