LOMBOK BARAT,KOMPASGRUPS.COM– Kebakaran dilaporkan terjadi di atas KMP Putri Yasmin milik PT Jembatan Lautan (JEMLA) saat melayani pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali menuju Pelabuhan ASDP Lembar, Lombok Barat, Rabu (12/8/2026) dini hari.
Informasi yang dihimpun menyebutkan insiden tersebut diketahui sekitar pukul 04.50 WITA. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak PT JEMLA, kebakaran memang terjadi ketika kapal masih berada dalam pelayaran menuju Pelabuhan Lembar.
Dari informasi awal, posisi terakhir KMP Putri Yasmin berada di sekitar Perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Hingga saat laporan diterima, kru kapal masih melakukan upaya penanganan terhadap kobaran api yang muncul di dalam kapal.
Kebakaran diduga berasal dari satu unit truk boks yang berada di area muatan kapal. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Sebagai langkah penanganan darurat, KMP Portlink 2 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian segera diarahkan mendekati KMP Putri Yasmin untuk memberikan bantuan. Kapal tersebut disiagakan guna membantu proses penanganan sekaligus melakukan evakuasi terhadap penumpang maupun awak kapal apabila kondisi mengharuskan.
Selain itu, KMP Parama Kalyani juga dijadwalkan bergerak menuju lokasi kejadian setelah menyelesaikan proses bongkar muatan di Pelabuhan ASDP Lembar. Kapal tersebut akan memperkuat upaya evakuasi dan penanganan yang sedang berlangsung di tengah laut.
Sementara itu, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar terus melakukan koordinasi intensif dengan PT JEMLA, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Lembar, KSOP Lembar, serta instansi terkait lainnya untuk memperoleh perkembangan terkini mengenai kondisi penumpang dan awak kapal, sumber kebakaran, perkembangan api, serta proses penyelamatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun jumlah penumpang yang terdampak. Proses penanganan dan pemantauan masih berlangsung, sementara aparat dan pihak terkait terus mengumpulkan informasi guna memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait insiden kebakaran KMP Putri Yasmin tersebut.(tim)
