-->

Food

Diduga Mencebur ke Sungai Brantas,Pria 58 Tahun Hilang di Wilayah Ngusikan Jombang

Senin, September 07, 2026, 5:30:00 PM WIB Last Updated 2026-09-07T10:30:15Z

JOMBANG,KOMPASGRUPS.COM-Seorang pria berusia 58 tahun, Suparno, warga Dusun Menturus, Desa Menturus, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, dilaporkan hilang setelah diduga menceburkan diri ke aliran Sungai Brantas di wilayah Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Senin (7/9/2026).

Informasi mengenai dugaan kejadian tersebut diterima oleh Polsek Ngusikan berdasarkan laporan dari masyarakat.


Petugas kemudian melakukan penelusuran awal dan meminta keterangan dari sejumlah saksi serta keluarga korban untuk mengetahui rangkaian kejadian.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan tengah Sungai Brantas yang masuk wilayah Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun polisi, Suparno sebelumnya datang ke Jalan Kauman, RT 04/RW 01, Dusun Keboan Kidul, Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan. Lokasi tersebut berada tidak jauh dari rumah produksi tahu milik Sudartik, salah seorang saksi.


Suparno datang dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Thunder warna biru dengan nomor polisi K 5553 HS. Kendaraan tersebut kemudian diparkir di samping rumah produksi tahu milik Sudartik.

Setelah memarkir sepeda motor, Suparno disebut sempat buang air kecil di sekitar pohon alpukat. Setelah itu, ia berjalan kaki menuju tanggul Sungai Brantas dan kemudian diketahui mengarah ke kawasan sungai.

Waktu terus berlalu hingga sekitar pukul 11.30 WIB, namun Suparno tidak kunjung kembali ke lokasi tempat sepeda motornya diparkir. Kondisi tersebut kemudian membuat pihak keluarga dan warga sekitar merasa khawatir.


Ngateman, 64 tahun, yang merupakan kakak Suparno, bersama Anggi Prasetyo, 39 tahun, yang merupakan anak korban, kemudian melakukan pengecekan bersama warga lainnya ke sekitar Sungai Brantas.


Dalam pencarian awal tersebut, warga belum menemukan keberadaan Suparno. Namun, mereka menemukan sebuah sandal yang diduga milik korban dalam kondisi mengambang di permukaan sungai, sekitar lima meter dari bibir sungai.


Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Ngusikan. Petugas selanjutnya melakukan pengumpulan keterangan awal dari para saksi dan pihak keluarga untuk memastikan kronologi serta kondisi sebelum Suparno dilaporkan hilang.


Kapolsek Ngusikan AKP Bagus Tejo Purnomo, S.H., S.K.M., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah awal dengan mewawancarai para saksi dan keluarga korban. Polisi juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.


Koordinasi tersebut dilakukan untuk membantu proses pencarian Suparno di sepanjang aliran Sungai Brantas. Pencarian menjadi tantangan tersendiri karena kondisi sungai dan arus air yang harus menjadi perhatian petugas maupun tim pencari.


Dalam kejadian tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan keberadaan korban sebelum dilaporkan hilang. Barang tersebut antara lain sepeda motor Suzuki Thunder warna biru dengan nomor polisi K 5553 HS serta satu sandal sebelah kiri yang diduga milik Suparno.


Hingga laporan awal ini disampaikan, polisi masih melakukan pencarian dan pendalaman terhadap keterangan para saksi. Pihak kepolisian juga belum menyimpulkan secara pasti penyebab maupun motif dari hilangnya Suparno dan masih menggunakan istilah dugaan sampai proses pencarian serta pemeriksaan lebih lanjut selesai dilakukan.


Polsek Ngusikan bersama BPBD Kabupaten Jombang dan warga diharapkan dapat segera menemukan keberadaan Suparno. Perkembangan mengenai hasil pencarian maupun informasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut akan disampaikan setelah petugas memperoleh data dan keterangan yang lebih lengkap.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Diduga Mencebur ke Sungai Brantas,Pria 58 Tahun Hilang di Wilayah Ngusikan Jombang
  • 0

Terkini

Music