-->

Food

Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 78 Siswa SMPN 1 Kabuh Jalani Perawatan

Kamis, September 03, 2026, 2:56:00 PM WIB Last Updated 2026-09-03T07:56:58Z

Jombang,Kompasgrups.com–Sebanyak 78 siswa dan siswi SMP Negeri 1 Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Brumbung, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh.


Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kabuh pada Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 10.30 WIB. Dugaan gangguan kesehatan itu diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi makanan MBG yang dibagikan sehari sebelumnya, Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 11.30 WIB.


Jumlah penerima manfaat MBG dari SPPG Dusun Brumbung, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, pada distribusi tersebut mencapai sekitar 686 porsi. Namun, hingga laporan dibuat, sebanyak 78 siswa SMPN 1 Kabuh dilaporkan mengalami keluhan kesehatan dan mendapatkan penanganan medis.


Menu MBG yang dikonsumsi para siswa pada Rabu tersebut terdiri dari nasi putih, udang saus Padang, tahu susu, tumis wortel, sawi putih dan brokoli, serta buah pepaya. Menu tersebut menjadi salah satu hal yang turut menjadi perhatian dalam penanganan dugaan keracunan.


Dari total 78 siswa yang mengalami keluhan, sebanyak tujuh orang menjalani rawat inap di Puskesmas Kabuh. Sementara itu, 56 orang mendapatkan perawatan rawat jalan di Puskesmas Kabuh.


Selain di Puskesmas Kabuh, terdapat pula siswa yang mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan lainnya. Sebanyak delapan siswa menjalani rawat jalan di Klinik Asyifa Ploso, sedangkan tujuh siswa lainnya mendapatkan perawatan rawat jalan di Klinik Pratama Ploso.


Dengan demikian, berdasarkan laporan sementara, dari 78 siswa yang mengalami keluhan kesehatan tersebut, tujuh siswa menjalani rawat inap, sedangkan 71 siswa lainnya mendapatkan penanganan secara rawat jalan.


Adapun tujuh siswa SMPN 1 Kecamatan Kabuh yang menjalani rawat inap di Puskesmas Kabuh masing-masing berinisial atau tercatat dengan nama Devina Aulia Putri, Ellena Lukitaning Sari, Nabila Putri Khalifa, Fitri Dwi Oktavia, Nadinda Septi Aulia, Teofilus Darihan Prasasti, dan Afiqah Aulia Vera.


Pihak kepolisian memastikan penanganan terhadap kejadian tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama sejumlah pihak terkait. Petugas Polsek Kabuh telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal serta mengumpulkan informasi yang diperlukan.


Selain itu, kepolisian juga melakukan koordinasi dengan bagian kesehatan Polres Jombang, unit identifikasi Polres Jombang, serta Puskesmas Kabuh. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses penanganan dan memastikan perkembangan kondisi para siswa dapat dipantau.


Polsek Kabuh juga telah membuat laporan kepada pimpinan terkait kejadian tersebut. Setiap perkembangan situasi selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan untuk menjadi bahan penanganan lebih lanjut.

SPPG yang mendistribusikan makanan MBG tersebut diketahui berada di Dusun Brumbung, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh. Berdasarkan laporan kepolisian, SPPG tersebut berada di bawah naungan Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta.


Hingga laporan ini dibuat, kejadian tersebut masih berupa dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG. Penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa masih memerlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh pihak terkait.Polisi bersama pihak kesehatan juga masih melakukan koordinasi untuk mengetahui secara lebih jelas faktor yang menyebabkan puluhan siswa mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG tersebut.


Kepolisian mengimbau agar perkembangan informasi mengenai kejadian tersebut tidak disimpulkan secara sepihak sebelum hasil pemeriksaan dari pihak berwenang dan tenaga kesehatan diketahui. Penanganan terhadap para siswa menjadi prioritas, sementara proses penelusuran terhadap makanan yang telah dikonsumsi terus dilakukan.


Kapolsek Kabuh AKP Muhammad Yogie Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc.,menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait perkembangan situasi tersebut.


Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut makanan program MBG yang dikonsumsi oleh para penerima manfaat. Pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab munculnya keluhan kesehatan yang dialami para siswa setelah menyantap makanan yang didistribusikan pada Rabu, 2 September 2026.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 78 Siswa SMPN 1 Kabuh Jalani Perawatan
  • 0

Terkini

Music