BANYUWANGI, Kompasgrups.com – Malam di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, berlangsung semarak. Sebanyak 30 grup dari berbagai dusun se-Desa Karangsari turun memeriahkan Etnik Karnaval dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (6/9/2026) malam.
Puluhan grup tersebut tampil dengan ciri khas kostum adat dan busana etnik yang dikemas melalui kreativitas masing-masing. Beragam penampilan peserta menjadi daya tarik tersendiri dan membuat masyarakat memadati sepanjang jalur yang dilalui rombongan karnaval.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenalkan keberagaman budaya kepada generasi muda.
Suasana semakin meriah ketika Kepala Desa Karangsari terlihat membaur bersama warga. Bahkan, kepala desa turut larut dalam alunan musik yang mengiringi jalannya parade. Momen tersebut memperlihatkan kedekatan pemerintah desa dengan masyarakat dalam suasana pesta rakyat.
Camat Sempu Mujito juga hadir bersama jajaran Forkopimka Sempu. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan budaya yang digelar masyarakat Desa Karangsari.
Mujito memberikan apresiasi terhadap antusiasme warga yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai semangat masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga tradisi sekaligus memperkuat persatuan di tingkat desa.
«“Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat Karangsari. Kegiatan seperti ini menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga dengan baik,” ujar Mujito.»
Menurutnya, Etnik Karnaval bukan sekadar hiburan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan, melainkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya dan ruang kreativitas masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dengan kreativitas yang semakin baik, tetapi tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal dan menjadi sarana untuk mengenalkan budaya kepada generasi muda,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karangsari mengaku bangga melihat tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, keterlibatan 30 grup dari berbagai dusun menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih kuat di tengah masyarakat.
«“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi. Ini adalah pesta kita bersama. Yang paling penting bukan hanya kemeriahannya, tetapi kebersamaan dan rasa persaudaraan masyarakat tetap terjaga,” ungkapnya.»
Ia berharap Etnik Karnaval dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan budaya yang mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi.
“Semoga ke depan semakin kreatif dan semakin meriah. Kami juga berharap generasi muda ikut terlibat sehingga budaya dan tradisi yang ada tetap terjaga,” tambahnya.
Dari sisi keamanan, kegiatan tersebut mendapat pengamanan personel gabungan. Sejumlah unsur dilibatkan, mulai dari Polsek Sempu, Polsek Songgon, Polsek Singojuruh, Koramil Sempu, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), hingga Linmas Desa Karangsari.
Petugas disiagakan di sejumlah titik untuk membantu mengatur arus lalu lintas serta memastikan rangkaian karnaval berjalan aman dan tertib.
Dengan balutan kostum adat, iringan musik, kreativitas puluhan kelompok, dan antusiasme masyarakat, Etnik Karnaval Desa Karangsari menjadi salah satu gambaran kuat bagaimana momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dirayakan melalui kebersamaan, budaya, dan kreativitas warga.(Atmaja).
