BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Pawai budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Desa Taman Sari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, berlangsung meriah, aman, dan kondusif, Jumat (11/9/2026). Sebanyak 15 grup yang berasal dari berbagai dusun serta perwakilan RT/RW ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan beragam kreativitas seni dan budaya.
Sejak peserta mulai bergerak, ribuan pasang mata warga tampak memadati sepanjang jalur pawai. Beragam kostum, atraksi, dan kreasi budaya yang ditampilkan peserta berhasil menghibur masyarakat sekaligus menambah semarak peringatan hari jadi desa.
Kelancaran kegiatan tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Personel Polsek Tegalsari, Koramil 0825/23 Tegalsari, Linmas Desa Taman Sari, serta panitia pelaksana HUT ke-81 Desa Taman Sari turut melakukan pengamanan dan pengaturan jalannya kegiatan sehingga berlangsung tertib hingga selesai.
Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tegalsari. Kapolsek Tegalsari, Danramil 0825/23 Tegalsari, dan Camat Tegalsari tampak hadir di panggung kehormatan yang disiapkan panitia untuk menyaksikan langsung jalannya pawai budaya.
Kehadiran jajaran Forkopimcam tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 Desa Taman Sari. Dari panggung utama, mereka turut memantau jalannya kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan sukses.
Sebanyak 15 grup peserta tampil bergantian dengan mengusung berbagai tema dan kreasi. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati area pawai sejak siang hingga sore hari.
Kepala Desa Taman Sari, Akbar Muhkafi, S.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, pawai budaya bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pembentukan karakter generasi muda.
“Budaya tidak hanya berbicara tentang pakaian, kesenian atau tradisi yang kita tampilkan. Di dalamnya ada nilai-nilai kehidupan. Ketika anak-anak kita terlibat dalam kegiatan budaya, mereka belajar tentang kebersamaan, disiplin, tanggung jawab, menghargai orang lain, dan mencintai identitas daerahnya,” ujar Akbar.
Ia menambahkan, budaya memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang begitu cepat.
“Anak-anak kita boleh maju mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, tetapi jangan sampai kehilangan karakter dan jati dirinya. Budaya menjadi salah satu cara untuk membangun karakter agar generasi muda tetap memiliki rasa hormat, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya,” jelasnya.
Akbar juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari Forkopimcam Tegalsari, aparat keamanan, Linmas, panitia, hingga masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pawai budaya menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Desa Taman Sari.
“Yang paling penting bukan hanya kemeriahan acaranya, tetapi bagaimana masyarakat bisa berkumpul, bekerja sama, saling menghargai, dan menjaga persatuan. Nilai-nilai inilah yang ingin terus kita tanamkan kepada generasi muda,” pungkasnya.
Melalui pawai budaya HUT ke-81 Desa Taman Sari, masyarakat tidak hanya merayakan perjalanan panjang desanya, tetapi juga memperkuat identitas budaya, semangat kebersamaan, serta nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi pembangunan desa di masa mendatang.
(Atmaja)
