JOMBANG, KOMPASGRUPS.COM – Kebakaran terjadi di area MTs Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jalan KH Bisri Syamsuri Nomor 77, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Senin (5/10/2026). Kebakaran melanda gudang dan sejumlah ruangan yang digunakan untuk mendukung kegiatan pengemasan air mineral.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 WIB ketika seorang petugas keamanan sekolah melihat kepulan asap dari dalam gudang. Ruangan tersebut diketahui digunakan untuk menyimpan kardus air mineral sekaligus menjadi tempat kegiatan pengemasan.
Setelah mengetahui adanya asap, sekitar pukul 09.40 WIB petugas keamanan bersama warga sekolah berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, api semakin membesar dan asap memenuhi ruangan sehingga upaya awal tersebut belum mampu mengendalikan kobaran api.
Pihak sekolah kemudian segera melaporkan kejadian kepada Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Pos Damkar Jombang sekitar pukul 10.00 WIB. Mendapat laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Kepala BPBD Kabupaten Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa petugas langsung merespons laporan kebakaran tersebut. Sekitar pukul 10.05 WIB, satu unit fire pumper truck diberangkatkan menuju lokasi bersama kendaraan pendukung untuk mempercepat proses pemadaman.
Sekitar pukul 10.15 WIB, petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Gerak cepat petugas dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bagian bangunan lain. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan dengan proses pembasahan pada area terdampak guna memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali menyala.
Dalam penanganan tersebut, petugas mengerahkan satu unit fire pumper truck, dua unit supply truck, serta satu unit Heluk beserta perlengkapannya. Proses pemadaman dilakukan bersama unsur terkait hingga api berhasil dikendalikan dan kondisi di sekitar lokasi dapat diamankan.
Di sisi lain, anggota Polsek Jombang Kota juga bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut. Kapolsek Jombang Kota AKP Edy Widoyono, S.Sos., menyampaikan bahwa SPKT Polsek Jombang bersama piket Reskrim mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara. Kehadiran petugas kepolisian juga membantu memastikan proses penanganan berjalan aman dan tertib.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Kondisi cuaca di sekitar lokasi yang cukup panas juga tercatat dalam laporan kejadian. Kendati demikian, penyebab tersebut masih berupa dugaan awal dan kepastian mengenai sumber kebakaran masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Bangunan yang terdampak meliputi gudang, ruang pengemasan, ruang mesin utama, ruang administrasi, dan ruang tandon dengan keseluruhan area terdampak berukuran sekitar 8 x 20 meter. Sejumlah barang ikut terdampak, antara lain kardus dan sisa perlengkapan perkantoran. Berdasarkan pendataan awal, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Penanganan melibatkan Pos Damkar Jombang, Pusdalops BPBD Jombang, Polsek Jombang Kota, Koramil Jombang Kota, Babinsa Desa Denanyar, PSC Jombang, PLN, perangkat desa, warga, serta unsur terkait lainnya.
Sekitar pukul 12.15 WIB, api dinyatakan telah padam. Petugas Damkar kemudian melanjutkan proses pembasahan sekaligus memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala. Respons cepat Damkar bersama anggota Polsek Jombang Kota dan unsur terkait membantu mencegah api meluas ke area lainnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan perangkat elektronik secara berkala, khususnya di lingkungan sekolah dan fasilitas umum, serta menghindari penumpukan bahan mudah terbakar di sekitar sumber listrik sebagai langkah pencegahan kebakaran. (Zafin)


