BANYUWANGi, KOMPASGRUPS. COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan truk terjadi di Jalan Raya Jember–Banyuwangi, tepatnya di Dusun Wadung Kamidin, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan sebuah truk Mitsubishi Canter terguling setelah bertabrakan dengan truk tangki Pertamina.
Peristiwa yang terjadi pada dini hari itu diduga dipicu pengemudi truk tangki Pertamina yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat ketika berkendara akibat rasa kantuk.
Dua kendaraan yang terlibat masing-masing Mitsubishi Canter warna kuning hijau bernomor polisi P-8513-UR dan truk UD tangki Pertamina warna merah putih bernomor polisi M-8062-UH.
Berdasarkan informasi awal yang diterima Unit Lalu Lintas Polsek Kalibaru, truk tangki Pertamina yang dikemudikan Ari Yudha Wicaksono (29) melaju dari arah barat menuju timur. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan diduga oleng ke kanan hingga menabrak bagian kanan truk Canter yang dikemudikan Sang Sang (56).
Benturan tersebut menyebabkan truk Canter kehilangan keseimbangan hingga terguling. Sementara truk tangki Pertamina terus bergerak ke sisi kanan jalan dan menghantam pondasi sebuah bangunan ruko.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk tangki Pertamina mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis di RS Bhakti Husada Krikilan, Kecamatan Glenmore. Di dalam kendaraan tangki tersebut juga terdapat seorang penumpang bernama Mochamad Noer Udin (46), warga Kecamatan Kalipuro.
Pasca kejadian, petugas melakukan penanganan di lokasi sekaligus mengatur arus lalu lintas. Proses evakuasi kendaraan sempat menyebabkan jalur utama Jember–Banyuwangi diberlakukan sistem buka tutup.
Menyikapi peristiwa tersebut, Kapolsek Kalibaru AKP Achmad Junaedi, S.H., mengingatkan para pengemudi agar tidak mengabaikan kondisi fisik ketika berkendara, terutama saat melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari.
Menurutnya, rasa kantuk dan kelelahan bukan persoalan sepele. Kondisi tersebut dapat menurunkan konsentrasi, memperlambat respons pengemudi, bahkan menyebabkan hilangnya kendali atas kendaraan.
"Jangan pernah menganggap remeh rasa kantuk saat mengemudi. Terlebih bagi pengendara kendaraan besar seperti truk. Ketika konsentrasi menurun atau mengalami microsleep, kendaraan bisa kehilangan kendali dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya," pesannya.
Kapolsek juga mengimbau pengemudi, khususnya yang melakukan perjalanan jarak jauh, agar memastikan kondisi tubuh benar-benar prima sebelum memulai perjalanan.
"Apabila merasa lelah atau mulai mengantuk, sebaiknya segera berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri demi mengejar waktu perjalanan. Keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan sampai tujuan," tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan kendaraan, serta mematuhi aturan lalu lintas.
Ia berharap kejadian kecelakaan di wilayah Glenmore tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar lebih mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
“Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan dan infrastruktur jalan, tetapi juga kesiapan fisik serta kewaspadaan pengemudi. Sebab, kehilangan konsentrasi sesaat di balik kemudi dapat berujung pada kecelakaan yang membahayakan banyak pihak."Pungkas Kapolsek Kalibaru AKP Ahmad Junaidi.(Red)
