-->

Food

Iklan

Pembagian Bansos di Desa Tugusumberjo Jombang Diduga Pilih Kasih, Pemdes Tegaskan Data dari Pusat

Jumat, Desember 19, 2025, 7:42:00 PM WIB Last Updated 2025-12-19T12:42:49Z

Jombang,Kompasgrups.com-Pembagian bantuan sosial (bansos) di Desa Tugusumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, menjadi sorotan publik setelah keluhan warga viral di media sosial Facebook. Keluhan tersebut diunggah oleh sebuah akun anonim di grup Facebook Info Seputar Jombang pada Jumat (19/12/2025), yang menuding pembagian bansos di Dusun Gading tidak merata dan diduga tidak tepat sasaran.


Dalam unggahannya, akun anonim tersebut mempertanyakan ketidakmerataan bantuan sembako maupun bantuan tunai yang diterima warga. Bahkan, akun tersebut menyebut dugaan adanya oknum perangkat desa yang “memakan” bantuan sosial, serta meminta wartawan untuk mengungkap persoalan tersebut.


“Lor, dum-duman’e bantuan sembako/uang nang desomu pie lor, merata po ora andume. Nang desoku Tugusumberjo Dusun Gading Peterongan gak merata lur andume. Kiro-kiro kenek opo yo kok gak merata. Mosok di untal ambek wong-wong sing oleh ganjaran kae. Monggo poro wartawan media online/cetak diungkap lor,” tulis akun tersebut.


Pantauan redaksi pada pukul 10.20 WIB, unggahan itu telah dibanjiri sedikitnya 59 komentar dari warganet. Sejumlah komentar menyatakan setuju dan mengaku mengalami hal serupa, sementara lainnya menilai tudingan tersebut belum tentu benar dan meminta klarifikasi dari pihak desa maupun instansi terkait.


Menanggapi viralnya isu tersebut, Pemerintah Desa Tugusumberjo memberikan klarifikasi. Sekretaris Desa Tugusumberjo saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pemerintah desa tidak memiliki kewenangan untuk menentukan maupun mengganti daftar penerima bantuan sosial.


“Desa hanya menerima data dari Dinas Sosial, mas. Undangan pembagian juga kami terima, awalnya dari Dinsos, namun ralatnya undangan resmi berasal dari Kantor Pos dan dilengkapi barcode. Kami di desa hanya bisa melakukan verifikasi dan validasi (verval) untuk menghapus data jika ada penerima yang tidak memenuhi kriteria, tetapi tidak bisa mengganti atau menambahkan nama penerima,” jelas Sekretaris Desa.


Ia menambahkan, data penerima bansos bersumber dari pemerintah pusat yang kemudian disalurkan melalui Dinas Sosial sebelum sampai ke desa dan Kantor Pos sebagai pihak penyalur.


“Data itu dari pusat. Dinas Sosial hanya meneruskan ke daerah. Desa sifatnya hanya membantu proses administrasi dan memastikan pembagian berjalan sesuai prosedur,” imbuhnya.


Menurut pihak desa, mekanisme pembagian bansos telah mengikuti aturan yang berlaku, termasuk penggunaan undangan resmi berbarcode dari Kantor Pos untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan bantuan diterima oleh penerima yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).


Hingga berita ini diturunkan, belum ada bukti yang memastikan kebenaran tudingan bahwa bansos “dimakan” oleh oknum perangkat desa. Pemerintah desa pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.


Pemerintah Desa Tugusumberjo menyatakan terbuka terhadap pengaduan warga dan mempersilakan masyarakat yang merasa berhak namun belum menerima bantuan untuk melapor secara resmi agar dapat diteruskan dalam proses verifikasi ke Dinas Sosial.


Sementara itu, pihak terkait masih terus melakukan koordinasi guna memastikan penyaluran bantuan sosial ke depan dapat lebih tepat sasaran serta meminimalisasi polemik di tengah masyarakat.(Zafin)

Komentar

Tampilkan

  • Pembagian Bansos di Desa Tugusumberjo Jombang Diduga Pilih Kasih, Pemdes Tegaskan Data dari Pusat
  • 0

Terkini

Music