BANYUWANGI, KOMPASGRUPS.COM – Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan empat pengendara roda dua mengguncang jalan Sumberwadung, Dusun Tugung, Desa Sempu, Kecamatan Sempu, pada Senin (26/01/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kejadian yang disaksikan langsung oleh warga sekitar dan pengguna jalan, berujung pada kondisi yang memprihatinkan ketika bantuan dari pihak berwajib tak kunjung datang.
Dalam waktu kurang lebih satu jam setelah kecelakaan terjadi, korban tidak mendapatkan bantuan apapun dari Polisi Lalu Lintas (Polantas) Unit Genteng. Kondisi ini membuat warga sekitar terpaksa turun tangan, membawa korban sendiri untuk mendapatkan perawatan di Puskesmas Sempu.
Perihal ini semakin memprihatinkan ketika awak media mencoba menghubungi pihak Polantas Genteng untuk memberikan informasi terkait kejadian. Alih-alih segera merespon dan mengirimkan petugas, justru mendapatkan kabar bahwa anggota lantas bernama Farid yang dihubungi sedang tidak dinas karena jadwal piketnya pada malam hari. "Sudah diteruskan ke petugas yang piket, saya sif malam," ujarnya saat dihubungi.
Keterlambatan respon yang terlihat dalam kasus ini menjadi pertanyaan besar terkait kesiapsiagaan dan komitmen pihak berwajib dalam menangani kejadian darurat di jalan raya. Apalagi, kecelakaan yang terjadi bukan hanya melibatkan satu korban, melainkan empat orang yang membutuhkan penanganan segera untuk mencegah kondisi menjadi lebih parah.
Peran warga sekitar yang dengan sigap membantu korban patut diapresiasi, namun hal ini seharusnya tidak menjadi substitusi dari tugas dan tanggung jawab aparatur yang telah diberikan wewenang untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di jalan raya.
Sekedar tambahan informasi, salah satu korban yang mengendarai roda dua tersebut merupakan masih seorang anak yang sekolah menengah pertama SMPN. (Atmaja/Tim)
